Bandar Lampung

Motor Warga Labuhan Ratu Hilang di Depan Rumah saat Ditinggal Tidur

Kasus curanmor di Bandar Lampung kembali terjadi, kali ini kawanan pencurian tersebut beraksi di satu rumah di Labuhan Ratu.

Grafis Tribun Timur / Lily
Ilustrasi - Motor Warga Labuhan Ratu Hilang di Depan Rumah saat Ditinggal Tidur 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kasus curanmor di Bandar Lampung kembali terjadi, kali ini kawanan pencurian tersebut beraksi di satu rumah di Labuhan Ratu.

Motor Honda Beat berwarna magenta hitam, bernomor polisi BE 6415 YZ raib di depan rumah saat korban tidur di dalam kamar, Jalan Sultan Agung, Gang Tirtayasa No 42, Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Kedaton, Bandar Lampung, Lampung, Minggu 25 April 2021 pukul 16.20 WIB.

Pemilik motor bernama Yuli Kristiani Purba atau Kristianti (26) mengatakan dirinya baru sampai rumah sekitar jam 3.

"Saya sampai di rumah kira-kira sekitar jam 3. Lalu saya parkirkan motor tersebut di samping rumah, di depan pintu rumah. Karena posisi rumah saya depannya ada warung," kata Kristianti, Senin (26/4/2021).

"Saya parkirkan motor depan rumah, motor saya kunci stang. Kemudian saya masuk ke dalam rumah. Saya kemudian tidur di dalam kamar," sambungnya.

Kristianti mengatakan waktu itu di rumahnya sedang banyak orang.

"Karena di rumah saya ada warungnya jadi orang suka rame di depan rumah. Adik saya bersama teman-temannya sedang ngobrol di luar, di dekat warung. Sementara papa saya sedang menjaga warung, dan mama saya lagi masak di dapur," kata Kristianti.

"Sekitar jam 4 lewat 10 mama saya masih melihat motor saya berada di depan pintu rumah. Jam 4 lewat 20 saat dia selesai masak motor sudah tidak ada di depan pintu rumah," sambungnya.

Kristianti mengatakan karena kaget melihat motornya sudah tidak ada di depan pintu rumah, lalu sang mama membangunkannya.

"Jam 4 lewat 20 saya dibangunin mama katanya motor saya hilang. Saya dan papa saya pangsung berkeliling di lingkungan sekitar dan bertanya dengan beberapa warga yang lewat tentang keberadaan motor saya," kata Kristianti.

"Saya bertanya apakah ada orang yang mendorong motor atau membawa motor saya lewat jalan ini. Ada satu warga ngomong tadi ada dua orang kebut bawa motor lewat jalan ini. Arahnya dari belakang rumah saya," sambungnya.

Kristianti mengatakan semenjak ada indekos di ujung gang rumahnya, sering terjadi pencurian motor.

"Semenjak ada kos-kosan di belakang rumah, lingkungan ini menjadi rawan aksi pencurian motor. Karena di kosan tersebut banyak sekali pemuda yang lalu lalang hingga malam hari, dan ketua RT tidak tahu siapa-siapa saja yang tinggal di sana," kata Kristianti.

"Beberapa minggu lalu juga sempet ada yang mau maling motor di dekat rumah saya. Pencurian itu gagal, karena pelaku sudah ketawan dengan keluarga korban," sambungnya.

Kristianti mengatakan setelah kejadian dirinya langsung melapor tentang kejadian tersebut ke Polsek Kedaton dan membuat surat keterang hilang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved