Pantauan Harga Sembako di Metro
Disdag Metro Pantau Harga Sembako Setiap Hari
Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Metro menyatakan terus memantau harga bahan pokok di wilayah setempat.
Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Metro menyatakan terus memantau harga bahan pokok di wilayah setempat.
Kabid Perdagangan Disdag Kota Metro Alfajar Nasution mengatakan, pihaknya setiap hari keliling untuk melakukan pengecekan harga.
Tujuannya untuk memantau dan mengecek kestabilan harga.
"Dari hasil pantauan di lapangan, harga komoditas terbilang stabil. Untuk barang juga aman dan tidak terjadi kelangkaan. Insya Allah stok aman," ujarnya, Kamis (29/4/2021).
Selain memantau harga dan barang, pihaknya juga akan menggelar operasi pasar bersubsidi untuk menjaga kestabilan harga dan membantu masyarakat Kota Metro.
Baca juga: BREAKING NEWS Pemkot Metro Pantau Harga Sembako Jelang Idul Fitri
Harga Stabil
Sejumlah pedagang di Metro mengaku harga bahan pokok cenderung stabil.
Pasalnya, harga telah mengalami kenaikan sejak awal Ramadan.
"Kalau untuk gula putih Rp 12.500, minyak goreng Rp 15 ribu, tepung terigu Rp 9.000. Untuk stok, kita masih banyak. Kalau naik mau Lebaran wajar ya. Biasanya kan gitu. Cuma kan enggak naik-naik amat," ujar Nasrulloh, pedagang Pasar Cendrawasih, Metro, Kamis (29/4/2021).
Hal senada diungkapkan Suratmi, pedagang lainnya.
Ia mengaku, beras medium saat ini dibanderol Rp 10 ribu per kilogram.
Sementara bawang merah Rp 28 ribu per kg.
Dari pantauan Tribunlampung.co.id, untuk harga daging sapi kelas A saat ini berkisar Rp 130 ribu per kg, daging kelas B Rp 110 ribu per kg, dan daging kelas C Rp 100 ribu per kg.
Sementara daging ayam potong berkisar antara Rp 40 ribu hingga Rp 43 ribu per kg.
Pada saat awal puasa ayam potong dibanderol Rp 35 ribu per kg.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ayam-potong-naik-rp-5-ribu-per-ekor-sembako-merangkak-naik-mendekati-ramadan.jpg)