Bandar Lampung
Pemprov Lampung Berikan Bantuan Kursi Roda untuk Wahyu, Penderita Lumpuh di Pesawaran
Memberikan bantuan kepada Wahyu Hidayat Fatehah remaja berusia 14 tahun menderita lumpuh sejak 2013 akibat terjatuh saat bermain.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dissos terus memberikan bantuan kepada warga yang mengalami kesusahan.
Salah satunya memberikan bantuan kepada Wahyu Hidayat Fatehah remaja berusia 14 tahun menderita lumpuh sejak 2013 akibat terjatuh saat bermain.
Warga Dusun 7 Desa Sukaraja Gedongtataan Pesawaran ini langsung didatangi oleh Kadissos Lampung Aswarodi di kediamannya, Jumat (30/4/2021).
Pihaknya mengatakan semaksimal mungkin agar masyarakat yang mengalami kesusahan diberikan bantuan termasuk Wahyu.
"Amanah dari pak Gubernur Arinal kita memberikan bantuan kursi roda seperti yang diinginkan Wahyu, " kata Aswarodi dalam rilis.
Pihaknya juga mengetahui kondisi Wahyu dari media, bahwa di Pesawaran ada orang yang sangat membutuhkan kursi roda.
Baca juga: Pemprov Lampung Imbau Hotel, Restoran hingga Sekolah Putar Lagu Lampung
Untuk penanganan pengobatan Wahyu, Pemprov Lampung akan menindaklanjuti sesuai dengan nota kesepahaman 5 lembaga dan orangtua.
Bahwa Wahyu bisa mengajukan proposal permohonan ke Pemprov Lampung melalui Dinas Sosial untuk memperoleh bantuan biaya selama menjaga Wahyu berobat.
"Jadi kita bekerja sama dengan aparat desa untuk memfasilitasi terkait dengan pengantaran ambulance dan sebagainya," ujar Aswarodi.
Lalu nanti untuk pengobatan mulai dari rujukan sampai terapi pengobatan, ini menjadi wilayah BPJS dan rumah sakit.
Baca juga: Pemprov Lampung Gelar Pasar Murah di Lima Kabupaten/Kota, Ini Jadwalnya
Bagi orangtua Wahyu dapat mengajukan proposal kepada Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Sosial untuk memperoleh bantuan biaya hidup selama menjaga Wahyu berobat.
Sementara itu, Wahyu mengaku sangat berterima kasih kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melalui Dinas Sosial atas bantuan kursi roda yang diberikan.
"Terima kasih pak gubernur atas bantuan kursi rodanya yang sangat saya butuhkan, dan pasti bermanfaat untuk saya," kata Wahyu.
Dirinya merupakan putra bungsu dari tiga bersaudara buah hati dari pasangan Asmani (47) dan Sundari (43) dan tinggal di rumah kakeknya yang sangat sederhana dengan dinding gribik.
Segala aktivitas dirinya sehari-hari semua dibantu oleh ayahnya dengan cara digendong.