Breaking News:

Korupsi Dana Desa di Way Kanan

Terdakwa Korupsi Dana Desa di Way Kanan hanya Gunakan Rp 5 juta atas Uang Kerugian Negara

Dari uang Rp 457 juta, Kasdilah selaku petugas PLD (Pendamping lokal desa) hanya gunakan Rp 5 juta.

Tribunlampung.co.id/Hanif
Terdakwa Korupsi Dana Desa di Way Kanan hanya Gunakan Rp 5 juta atas Uang Kerugian Negara 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Dari uang Rp 457 juta, Kasdilah selaku petugas PLD (Pendamping lokal desa) hanya gunakan Rp 5 juta.

Dalam dakwaanya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Maribun Pangabean menyampaikan terdakwa mengetahui ada beberapa kegiatan yang tidak dilaksanakan oleh Kepala Kampung Wahid Maulana.

"Seperti pelatihan aparatur kampung, pelatihan BUMDes, kegiatan budidaya lada perdu, kegiatan peternakan kambing, pelatihan budidaya ikan, pelatihan menjahit TP-PKK dan pelatihan kader posyandu," katanya, Selasa (4/5/2021).

Lanjut JPU, terdakwa hanya membiarkan saja tanpa melaporkan hal tersebut secara berjenjang kepada instansi yang berwenang.

Tak hanya itu, kata JPU, terdakwa nekat membuat RPJMK (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kampung) dan RAPBK (Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Kampung) setelah dijanjikan uang lelah.

"Akibat turut serta terdakwa mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp.457.622.500," sebut JPU.

Petugas PLD di Way Kanan Korupsi Dana Desa Dituntut 4 Tahun Penjara, Ini Pertimbangan JPU

Namun, tambah JPU, terdakwa hanya memakai uang sebesar Rp 5 juta atas uang kerugian negara.

"Uang tersebut sudah dikembalikan melalui Istri terdakwa dan diberikan kepada Jaksa Penuntut Umum sesuai dengan Berita Acara Penitipan Uang Pengganti," tandasnya.

( Tribunlampung.co.id / Hanif Mustafa )

Penulis: hanif mustafa
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved