Liga Champions
Turki Masuk Daftar Merah, Lokasi Final Liga Champions Diisukan Pindah
UEFA dan pemerintah Inggris akan mengadakan pembicaraan tentang pemindahan lokasi partai final Liga Champions, Manchester City vs Chelsea, ke London.
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Kiki Novilia
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - UEFA dan pemerintah Inggris akan mengadakan pembicaraan terkait rencana pemindahan lokasi final Liga Champions antara Manchester City vs Chelsea ke London.
Akan tetapi, pemerintah Inggris mendesak para penggemar Chelsea maupun Manchester City untuk tidak melakukan perjalanan ke Turki menjelang partai final Liga Champions 2021.
Hal itu disebabkan karena Turki masih masuk ke dalam daftar 'merah', negara berisiko Covid-19.
Selain itu, kedua peserta yang notabene berasal dari Inggris juga menjadi alasan kuat lainnya.
Final Liga Champions 2021 sendiri direncanakan berlangsung di Stadion Ataturk Istanbul pada 29 Mei 2021 mendatang.
Baca juga: Final Liga Champions Chelsea vs Man City, Sudah Dua Kali Thomas Tuchel Permalukan Pep Guardiola
Dilansir dari Skysort (9/5/2021), UEFA akan mengadakan pembicaraan dengan pemerintah Inggris pada hari Senin tentang pemindahan final Liga Champions dari Istanbul ke London.
Keputusannya kemudian diumumkan pada hari Selasa ( 11/5/2021).
Wembley Stadium, kemungkinan besar akan menjadi tempat pertandingan final jika pertandingan antara Chelsea dan Manchester City dipindahkan ke Inggris.
Diketahui, Wembley terakhir kali menjadi tempat final Liga Champions ketika Bayern Munich mengalahkan Borussia Dortmund pada 2013.
Dua tahun sebelumnya, stadion ini pernah menggelar pertandingan serupa dengan hasil kemenangan 3-1 Barcelona atas Manchester United pada 2011.
Baca juga: Liverpool Butuh Mukjizat Lolos ke Liga Champions
Dilansir dari Skysport (9/5/2021), Sekretaris transportasi Grant Shapps, mengonfirmasi FA telah mendekati UEFA terkain Prospek pemindahan lokasi final Liga Champions ke Inggris.
Dia mengatakan pada konferensi pers pemerintah pada hari Jumat, "Saya khawatir kami harus menempatkan Turki dalam daftar merah. Ini akan memiliki sejumlah konsekuensi. Pertama-tama, itu berarti sehubungan dengan Liga Champions, penggemar tidak boleh bepergian ke Turki.”
“FA sedang berdiskusi dengan UEFA mengenai hal ini. Kami sangat terbuka untuk menjadi tuan rumah final tetapi pada akhirnya keputusan untuk UEFA.”
"Tentu saja, Inggris telah mendapatkan rekam jejak pertandingan sepak bola yang sukses dengan penonton, jadi kami berada di posisi yang tepat untuk melakukannya.”
"Kami sangat terbuka untuk itu tetapi pada akhirnya keputusan yang dibuat UEFA, tetapi mengingat ada dua klub Inggris di final itu. Kami menantikan apa yang mereka katakan."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/uefa-dan-pemerintah-inggris-pindahkan-final-liga-champions-ke-inggris.jpg)