Wawancara Eksklusif
Harga Komoditas Pangan Melonjak Jelang Lebaran, Kadisperindag Elvira: Belanja Sewajarnya Saja
Berikut petikan wawancara eksklusif Tribun dengan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Provinsi Lampung Elvira Umihanni.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Mendekati Hari Raya Idul Fitri, harga komoditas pangan di Lampung melonjak.
Kondisi ini terjadi hampir setiap tahun.
Bahkan meski tahun ini, Indonesia masih dilanda pandemi Covid dan masyarakat sedang susah-susahnya, harga komoditas pangan tetap naik.
Seperti apa kondisi real perdagangan di Provinsi Lampung menjelang Idul Fitri?
Berikut petikan wawancara eksklusif Tribun dengan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Provinsi Lampung Elvira Umihanni, Senin (10/5/2021).
Seperti apa kondisi perdagangan di Provinsi Lampung menjelang Lebaran?
Kondisi perdagangan ini sudah kita pantau di beberapa pasar.
Semua berjalan stabil. Kita juga sudah menggelar rapat kordinasi. Ketersediaan bahan pangan pokok cukup.
Baik yang berasal dari Lampung, maupun yang didatangkan dari luar Lampung.
Momen Lebaran kerap membuat harga sejumlah komoditas pangan naik. Misalnya daging yang saat ini mencapai Rp 140 per kilogram. Pendapat Anda?
Terkait kenaikan harga daging sapi itu naiknya pada hari ini (Senin), sebelumnya harga Rp 120 ribu.
Kenaikan harga daging sapi karena menjelang Lebaran.
Harga daging sapi ini dipengaruhi oleh harga sapi bakalan, sapi impor dari Australia dan ada bencana di Australia sehingga sapi bakalan tinggi dari sebelumnya.
Banyak permintaan daging sapi membuat harga tinggi.
Apakah kondisi kenaikan harga sejumlah komoditas pangan terjadi di seluruh kabupaten/kota atau hanya terkonsentrasi di Bandar Lampung?