Breaking News:

Pencurian di Lamteng Terungkap

Polisi Selidiki Kemungkinan Pencuri di Lamteng Tidak Sendiri Saat Beraksi

Polisi masih melakukan penyidikan apakah pelaku SD merupakan spesialis pembobolan rumah atau bukan.

Tribun Lampung/Syamsir Alam
pelaku SD di Mapolsek Way Pengubuan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNGTENGAH - Polisi masih melakukan penyidikan apakah pelaku SD merupakan spesialis pembobolan rumah atau bukan.

Kapolsek Iptu M Ali Mansur menjelaskan, dari penjelasan SD, bahwa aksi pencurian dengan modus pembobolan rumah itu dilakukan ia sendiri atau tidak.

"Kami masih melakukan penyidikan, apakah pelaku ini sendirian (saat beraksi) atau ada teman lainnya yang ikut melakukan pencurian," ujar M Ali Mansur.

Saat penangkapan pelaku SD, pihaknya mendapati barang bukti satu unit obeng besi, yang diduga kuat digunakan oleh SD saat membobol rumah Surono.

Pelaku SD beserta barang bukti telepon genggam merek Xiaomi tipe 4X dan satu unit obeng, saat ini masih diamankan di Mapolsek Way Pengubuan, Lampung Tengah, Lampung.

Baca juga: Pemilik Rumah Kaget Bangun Tidur Pintu Belakang Terbuka Lebar

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku SD dikenakan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Aksi pencurian oleh pelaku SD dilakukan saat korban terlelap tidur. Modusnya dengan merusak grendel pintu dengan obeng besi.

"Saya masuk (rumah korban) dari belakang. Grendel kunci pintu saya rusak dengan obeng besi," terang pelaku SD di Mapolsek Way Pengubuan.

Setelah kunci terbuka, pelaku masuk ke dalam rumah, dan mengambil sejumlah barang milik korban seperti telepon genggam, uang tunai, dan perabotan rumah lainnya.

Penurutan SD, dia mencuri di rumah Surono karena terdesak kebutuhan menjelang hari raya Idul Fitri, karena ia tidak memiliki pekerjaan tetap.

Baca juga: Pencuri Nekat Rusak Grendel Pintu Pakai Obeng Besi

"Saya gak punya kerjaan, dan tidak pegang uang. Saya nekat masuk ke rumah (korban). Saya masuk sekitar pukul 02.00 WIB," ujarnya.

Pelaku tak menyangka jika telepon genggam yang ia gunakan sebagai alat komunikasi pribadi dapat diketahui oleh sang korban

Penulis: syamsiralam
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved