Breaking News:

Bandar Lampung

KPU Lampung Sosialisasikan Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan Kepada 15 Kabupaten/Kota

KPU Provinsi Lampung melaksanakan kegiatan Sosialisasi Surat Keputusan KPU RI Nomor 290 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan DP3

Penulis: kiki adipratama | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi KPU Lampung
KPU Lampung Sosialisasikan Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan Kepada 15 Kabupaten/Kota 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung melaksanakan kegiatan Sosialisasi Surat Keputusan KPU RI Nomor 290 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) kepada 15 KPU Kabupaten/Kota, Senin (24/5/2021).

Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan secara daring dilaksanakan dengan tujuan agar KPU Kabupaten/Kota yang tidak terpilih sebagai lokus/lokasi dilaksanakannya Desa Peduli Pemilihan dapat mengadopsi kegiatan serupa dengan menggunakan dana hibah daerah.

Ketua KPU Provinsi Lampung, Erwan Bustami, dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan menyampaikan bahwa Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan merupakan ikhtiar KPU dalam melaksankan pendidikan pemilih kepada masyarakat secara berkesinambungan.

“Agenda ini sangat penting selain karena merupakan program nasional oleh KPU RI, kegiatan DP3 ini dilaksanakan untuk menyongsong Pemilu dan Pemilihan pada tahun 2024. Apabila kegiatan-kegiatan sosialisasi dilaksanakan secara maksimal, maka akan memasifkan sosialisasi kepada masyarakat,” ungkap Erwan Bustami.

Anggota KPU Provinsi Lampung Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, Antoniyus Cahyalana, dalam menyampaikan materi memaparkan bahwa Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan dilaksanakan dalam rangka pemerataan Pendidikan Pemilih di seluruh wilayah Indonesia dan sebagai bentuk dari Hasil evaluasi dan rekomendasi pelaksanaan Pemilihan 2020 dan Pemilu 2019.

Antoniyus memaparkan latar belakang pentingnya dibentuk Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan. Seperti semakin maraknya politik uang di setiap gelaran Pemilu/Pemilihan, banyaknya berita hoaks yang tersebar di kalangan masyarakat menjelang Pemilu/Pemilihan.

Baca juga: KPU Lampung Halalbihalal Tanpa Jabat Tangan

Sikap apatisme dan pragmatisme masyarakat terhadap Pemilu/Pemilihan, masih rendahnya tingkat partisipasi pemilih di beberapa daerah, dan beberapa konflik horizontal/ kekerasan di masa Pemilu/Pemilihan dan Tingkat Pelanggaran Pemilu/Pemilihan masih cukup tinggi.

Dia menjelaskan terdapat lima tujuan dari program ini yaitu membangun kesadaran politik masyarakat agar menjadi pemilih yang berdaulat, meningkatkan pengetahuan tentang kepemiluan dan demokrasi.

Kemudian mengedukasi masyarakat dalam memfilter informasi, sehingga masyarakat tidak mudah termakan isu hoaks terkait kepemiluan, membentuk kader yang mampu menjadi penggerak dan penggugah kesadaran politik masyarakat desa.

Dan menghindarkan masyarakat pada praktek politik uang yang sering terjadi menjelang pemilu/pemilihan dan meningkatkan kuantitas dan kualitas partisipasi pemilih.

Baca juga: Bedah Buku KPU Bandar Lampung, Ketua DPRD Wiyadi Harap Ada Kreatifitas untuk Pemilu 2024

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved