Breaking News:

Bandar Lampung

Anggota Polres Pesawaran Dipecat karena Narkoba, Kapolda Sebut Oknum Perwira Segera Menyusul

Oknum anggota Satsabhara Polres Pesawaran Brigpol Ade Sandi Fajrin mendapat sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

Penulis: joeviter muhammad | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribun Lampung/Indra Simanjuntak
Ilustrasi. Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno saat kunjungan kerja ke Mapolres Metro, Rabu (17/3/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Oknum anggota Satsabhara Polres Pesawaran Brigpol Ade Sandi Fajrin mendapat sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

Selain itu, ada seorang oknum perwira berpangkat AKP yang segera mendapatkan sanksi berat.

Brigpol Ade Sandi dipecat lantaran terlibat kasus curanmor hingga narkoba.

Pemberian sanksi PTDH terhadap Brigpol Ade Sandi Fajrin dipimpin oleh Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno di lapangan Mapolda Lampung, Senin (24/5/2021).

"Polisi itu ada aturan yang bagus. Ikuti yang bagus nanti akan kita kasih reward. Kalau kurang bagus kita kasih punishment," kata Hendro.

Baca juga: Polisi Dikeroyok 9 Oknum Anggota Ormas, Kapolres Ungkap Kronologi

Hendro memerintahkan kepada anggotanya untuk berbuat baik.

"Saya ingatkan juga bahwa atas syukur nikmat yang diberikan oleh Tuhan. Bahwa kita dikasih pekerjaan dan kita ditakdirkan menjadi polisi," kata Hendro.

Oleh karena itu, lanjut Hendro, setiap anggota Polri harus bekerja dengan baik sesuai tatanan dan aturan.

"Kalau tidak sesuai aturan ya akan kita berikan punishment. Yakni yang paling berat PTDH," kata Hendro.

Ditanya soal alasan Brigpol Ade Sandi dipecat, Hendro menjelaskan, yang bersangkutan terlibat sejumlah kasus, mulai pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), hingga narkoba.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved