Breaking News:

Way Kanan

Pilkakam di Way Kanan Dilaksanakan di 85 Kampung 

“Pilkakam di Kabupaten Way dilaksanakan pada 85 Kampung di 15 Kecamatan,”

Penulis: anung bayuardi | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi
Pilkakam di Way Kanan Dilaksanakan di 85 Kampung  

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, WAY KANAN - Bupati Way Kanan Raden Adipati menyampaikan Pilkakam Gelombang ketiga tahun 2021 di Kabupaten Way Kanan, merupakan pilkakam yang ditunda pada tahun 2020 karena negara tengah menghadapi pandemi Covid-19 hingga saat ini.

“Pilkakam di Kabupaten Way dilaksanakan pada 85 Kampung di 15 Kecamatan,” jelasnya.

Dalam menjalankan pemerintahan di Kampung sebelum memiliki kepala kampung definif, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Way Kanan menunjuk Penjabat Kepala Kampung dari PNS di lingkungan Pemkab Way Kanan.

Terlaksananya Pilkakam di Kabupaten Way Kanan pada hari ini tidak terlepas dukungan dari bapak Dirjen PMD Kementerian Dalam Negeri, yang telah menerbitkan dan memberikan rekomendasi Kepada Pemkab Way Kanan untuk melaksanakan Pilkakam di masa Pandemi ini.

Dalam hal ini tentunya tidak terlepas dari  bimbingan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, DPRD Kabupaten Way Kanan, Polres Way Kanan, Kodim 0427 Way Kanan,  Kejari Way Kanan dan semua unsur yang terkait, sehingga dapat terlaksananya pemungutan suara pada hari ini.

Lanjut Bupati Adipati, dengan terbitnya Permendagri Nomor 72 tahun 2020, maka adanya beberapa perbedaan Pilkakam tahun 2021 ini, karena dilaksanakan di masa Pandemi. Pemkab pun segera melaksanakan perubahan Peraturan Bupati (Perbup) menyesuaikan dengan Peraturan Menteri tersebut, mulai dari setiap TPS maksimal hanya diperbolehkan 500 DPT/Pemilih, menyiapkan Protokol Kesehatan (Prokes) pada setiap TPS dan pelaksanaan pemungutan suara sampai pukul 12.00 WIB.

Baca juga: Babinsa Koramil Baradatu Laksanakan Pengamanan Pilkakam Serentak di Way Kanan

Perlu diketahui kata Bupati, sebelum diterbitkannya Permendagri Nomor 72 tahun 2020 dimaksud, Pemkab Way Kanan mengatur pilkakam di Kabupaten Way Kanan hanya terdapat pada 1 TPS dan pelaksanaan pemungutan suara dilaksanakan sampai dengan pukul 13.00 WIB.

Tentunya pengaturan dimaksud untuk tetap menjalankan pesta demokrasi pada tingkat Kampung, agar diperoleh Pemimpin yang diharapkan Masyarakat dengan tetap menjaga Kesehatan Masyarakat serta tidak memperluas penyebaran Covid-19.

Masih kata Bupati, perlu juga dilaporkan bahwa segala bentuk tahapan dari pembentukan panitia sampai dengan pemungutan suara pada hari ini dilaksanakan dengan menerapkan prokes yang ketat.

Khusus sebelum pemungutan suara, Panitia Pemilihan Kampung dan KKPS telah dilaksanakan Rapid Test Antigen untuk memastikan pihak penyelanggara tidak terpapar Covid-19. 

“Kami juga telah membuat surat edaran untuk mengimbau calon kepala kampung terpilih tidak melakukan perayaan kemenangan secara berlebihan yang dapat menimbulkan kerumunan,” tukasnya.

( Tribunlampung.co.id / Anung Bayuardi )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved