Breaking News:

Tanggamus

Pukuli Tetangganya, Petani Kopi di Tanggamus Ditangkap Polsek Pulau Panggung

Kapolsek Pulau Panggung Inspektur Satu Musakir mengatakan, penganiayaan diduga dipicu soal upah penggilingan kopi atau biasa disebut bawon.

Tribunlampung / Tri
Polsek Pulau Panggung menangkap pelaku penganiayaan di Pekon Datar Lebuai, Air Naningan, Tanggamus. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Polsek Pulau Panggung menangkap tersangka penganiayaan terhadap tetangganya sendiri.

Kapolsek Pulau Panggung Inspektur Satu Musakir mengatakan, penganiayaan diduga dipicu soal upah penggilingan kopi atau biasa disebut bawon.

Tersangka bernama Sumartono (35), warga Dusun Mekar Sari, Pekon Datar Lebuai, Kecamatan Air Naningan, Tanggamus.

Tersangka ditangkap karena tindak pidana penganiyaan terhadap korban Lasimin (65), pemilik penggilingan kopi yang juga tetangganya.

Korban dipukul memakai kayu pada bagian kepala dan tangan pada 24 Mei lalu.

Baca juga: Mahasiswi Dianiaya Pacar hingga Memar dan Jatuh Tersungkur, Korban Sering Dicubiti

"Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi dan pendekatan keluarga serta untuk hindari konflik sosial maka  tersangka ditangkap dengan bantuan kepala pekon Datar Lebuai di rumahnya," ujar Musakir, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, Kamis (27/5/2021).

Dari penangkapan itu terungkap, penganiayaan disebabkan kesalahpahaman antara tersangka dan korban terkait upah penggilingan kopi.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (21/5/2021) sekira pukul 07.30 WIB.

Tersangka saat itu datang ke penggilingan kopi milik korban dengan tujuan untuk menggiling kopi.

Kopi yang digiling seberat 50 kg.

Halaman
123
Penulis: Tri Yulianto
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved