Berita Terkini Artis
Rosmawaty Ginting Pilih Cerai dengan Hotma Sitompul karena Berbeda Agama
Dijelaskan Rosmawaty Ginting, perceraiannya dengan Hotma Sitompul karena adanya perbedaan agama diantara mereka.
Penulis: Putri Salamah | Editor: Heribertus Sulis
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID – Rosmawaty Ginting mendadak muncul ke hadapan publik dan mengaku sebagai istri pertama Hotma Sitompul.
Dalam pengakuannya tersebut, Rosmawaty Ginting menikah dengan Hotma Sitompul pada 1975 silam.
Hal itu tak banyak orang tahu, lantaran pernikahan Rosmawaty dan Hotma Sitompul tidak bertahan lama.
Bahkan Rosmawaty Ginting menyebut ia ditinggalkan oleh Hotma Sitompul saat sedang hamil usia dua bulan.
Pengakuan mengejutkan tersebut Rosmawaty Ginting sampaikan di hadapan awak media, Selasa (25/5/201).
Baca juga: Terkuak Motif Rosmawaty Ginting Baru Sekarang Muncul dan Mengaku Mantan Istri Hotma Sitompul
Dijelaskan Rosmawaty Ginting, perceraiannya dengan Hotma Sitompul karena adanya perbedaan agama diantara mereka.

Baca juga: Cerita Rosmawaty Ginting yang Ditinggal Hotma Sitompul saat Hamil 2 Bulan
Hotma Sitompul memberikan pilihan kepada Rosmawaty Ginting, jika tak mau pindah agama mereka harus bercerai.
"Kemudian dia meminta pilih kalau enggak bisa (masuk kristen) cerai," sambungnya.
"Saya bilang 'cerai'. Saya lebih baik mempertahankan agama saya, agama tak bisa digantikan," tegasnya.
Menurut Rosmawaty Ginting, awal menikah keduanya sudah sepakat untuk tak mempersoalkan agama.
"Sebelumnya saya sudah ngomong kita masing-masing agamanya, kita berjalan. Kalau saya nanti tertarik ke agama kristen dengan keyakinan saya, bukan paksaan," ucapnya.
Saat itu Rosmawaty Ginting merasa kecewa dengan Hotma, dan memutuskan untuk kembali ke rumah orang tuanya diantar oleh Hotma Sitompul.
"Tapi bukan saya kabur, itu diantar sama dia ke rumah orang tua saya. Itu pas hamil dua bulan. Dia tidak masuk," pungkasnya.
Rosmawaty Ginting Ngaku Sebagai Istri Pertama Hotma Sitompul
Belum lama ini Rosmawaty Ginting muncul ke publik untuk meminta pertanggung jawaban kepada Hotma Sitompul.