Breaking News:

Lampung Selatan

Unit Reskrim Polsek Natar Ringkus Dua Bandar Narkoba, Sabu 250 Gram Disita

Polsek Natar berhasil meringkus dua bandar narkoba jenis sabu seberat 250 gram, keduanya menjadi target aparat karena sudah banyak laporan yang masuk.

tribunlampung.co.id / dominius Desmantri Barus
Ekpose dua bandar sabu yang diringkus Unit Reskrim Polsek Natar di Polres Lapung Selatan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Unit Reskrim Polsek Natar berhasil meringkus dua bandar narkoba jenis sabu yang kerap beraksi di wilayah Bandar Lampung hingga Lampung Selatan.

Kedua pelaku berinisial MA (22) dan YF (20) warga dusun Srimulyo, Desa Pemanggilan Kecamatan Natar Lamsel., 

Wakapolres Lampung Selatan, Kompol Harto Agung mengatakan, kedua tersangka berhasil diringkus di salah satu rumah di Dusun Srimulyo, Desa Pemanggilan, Kecamatan Natar, Lampung Selatan pada Selasa (8/6/2021) sekitar pukul 18.00 wib.

"Saat kami grebek salah satu rumah, kami menemukan kedua tersangka berikut barang bukti berupa narkotika jenis sabu-sabu sekitar seperempat kilogram, timbangan digital, alat hisap sabu, buku tabungan dan tiga buah handphone yang dijadikan untuk transaksi," kata Harto, Rabu (9/6/2021).

Harto menuturkan kedua tersangka memang sudah menjadi target aparat karena sudah banyak laporan yang masuk terkait transaksi narkoba di daerah tersebut.

Baca juga: Dua Oknum Polisi Ditangkap Usai Kedapatan Miliki 100 Butir Pil Ekstasi

"Sudah lama keduanya menjadi target kami, karena sudah banyak laporan transaksi jual beli yang mereka lakukan. Pergerakan keduanya terbilang sangat licin sehingga susah terendus petugas," tuturnya.

"Kami akan mengembangkan kasus ini untuk mengungkap darimana barang haram ini mereka dapatkan. Serta untuk mengungkap jaringan mereka," sambungnya.

Harto mengatakan kedua tersangka terancam pasal 114 tentang narkotika dengan hukuman pidana penjara selama 20 tahun.

Dari keterangan salah satu tersangka berinisial MA (22) ia menjalankan bisnis mengedarkan narkoba ini sejak awal tahun 2021.

"Dari penjualan sabu sekitar seperempat kilogram itu saya dapat keuntungan Rp 1 juta. Uangnya saya pakai untuk kebutuhan sehari-hari," ungkap tersangka MA tertunduk lesu. ( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Penulis: Dominius Desmantri Barus
Editor: Hanif Mustafa
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved