Wapres ke Lampung
Warga Margasari Curhat Jalan Rusak ke Wapres Gibran Rakabuming Raka
Warga Desa Margasari, Kuala Penet, Kecamatan Labuhan Maringgai, memanfaatkan kunjungan kerja Wakil Presiden RI, Gibran
Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: taryono
Ringkasan Berita:
- Warga Desa Margasari antusias menyambut kunjungan Wapres RI Gibran Rakabuming Raka di Kuala Penet, Lampung Timur.
- Warga menyampaikan keluhan kerusakan jalan poros desa dan pendangkalan alur perahu nelayan.
- Gibran memastikan pemerintah akan menindaklanjuti kebutuhan masyarakat pesisir secara bertahap melalui sinergi pusat dan daerah.
Tribunlampung.co.id, Lampung Timur - Warga Desa Margasari, Kuala Penet, Kecamatan Labuhan Maringgai, memanfaatkan kunjungan kerja Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, untuk menyampaikan langsung keluhan terkait kerusakan jalan poros desa yang selama ini menghambat aktivitas masyarakat dan distribusi hasil nelayan, Jumat (8/5/2026).
Kedatangan Wapres ke wilayah pesisir Lampung Timur itu dalam rangka meninjau pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sekaligus berdialog dengan warga setempat.
Sejak pagi, masyarakat telah memadati sepanjang akses desa untuk menyambut rombongan pemerintah pusat.
Ratusan pelajar bersama guru tampak berbaris di tepi jalan sambil mengibarkan bendera Merah Putih. Suasana meriah bercampur haru terasa ketika iring-iringan kendaraan Wapres memasuki kawasan desa.
Di tengah antusiasme tersebut, warga berharap kunjungan itu tidak sekadar seremonial, melainkan membawa solusi nyata terhadap persoalan infrastruktur yang telah lama dikeluhkan masyarakat.
Salah seorang warga, Fitri, mengaku sengaja datang lebih awal demi bisa bertemu langsung dengan Wapres.
“Perasaannya deg-degan. Saya dari tadi nungguin, mudah-mudahan jalan di desa kami bisa segera diperbaiki,” katanya.
Keluhan serupa disampaikan Budiarsah.
Ia menuturkan kondisi jalan poros desa semakin rusak saat musim hujan dan menyulitkan mobilitas warga maupun kendaraan pengangkut hasil laut.
“Kalau hujan banyak lubang dan becek. Kasihan anak sekolah sama nelayan yang lewat tiap hari,” ujarnya.
Selain infrastruktur jalan, warga pesisir juga mengadukan persoalan pendangkalan alur keluar-masuk perahu akibat timbunan pasir.
Kondisi itu disebut kerap menyebabkan kapal nelayan kandas sehingga aktivitas melaut terganggu.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Gibran menyebut pemerintah akan melakukan pendataan kebutuhan prioritas masyarakat pesisir agar penanganannya bisa dilakukan bertahap.
“Biasanya yang diminta ini ya pupuk, ekskavasi, mekanisasi, bibit. Kalau kampung nelayan, keluhannya biasanya alat penangkapan ikan. Nanti akan kami penuhi satu per satu. Bapak tenang saja, kami di sini untuk membantu,” ujar Gibran.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan desa dalam mempercepat penyelesaian persoalan infrastruktur maupun kebutuhan nelayan.
“Kita semua harus gotong royong. Kalau ada yang kurang terkait perizinan, kuota solar, apa pun itu tolong sampaikan biar segera kita tindak lanjuti,” tegasnya.
Kunjungan kerja tersebut diharapkan menjadi titik awal percepatan pembangunan fasilitas penunjang dan perbaikan akses infrastruktur bagi masyarakat pesisir di Kuala Penet, Lampung Timur.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)
| Deg-degan Menanti Wapres Gibran, Warga Margasari Rela Menunggu Sejak Pagi |
|
|---|
| Warga Berebut Salaman dengan Wapres Gibran di Kampung Nelayan Merah Putih Lampung Timur |
|
|---|
| Agenda Wapres Gibran di Lampung, Sore Ini Kunjungi Sekolah Rakyat 35 |
|
|---|
| Breaking News Wapres Gibran Kunjungi Lampung, Tinjau Kampung Nelayan hingga RSUD |
|
|---|
| Wapres Maruf Amin Tinjau Vaksinasi di Lampung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/SAPA-WARGA-Wakil-Presiden-RI-Gibran-Rakabuming-Raka.jpg)