Breaking News:

Pringsewu

Petani Padi Pringsewu Andalkan Air Sungai di Puncak Kemarau

Petani di Kabupaten Pringsewu telat tanam padi musim gadu, Padahal Dinas Pertanian Pringsewu sebelumnya sudah mengimbau agar tutup tanam padi 11 Mei 2

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Hanif Mustafa
Tribunlampung.co.id/R Didik Budiawan C
Sejumlah petani padi di Kabupaten Pringsewu baru siapkan lahan untuk penanaman padi, Minggu, 13 Juni 2021 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Sejumlah petani di Kabupaten Pringsewu telat tanam padi musim gadu (kemarau).

Padahal Dinas Pertanian Pringsewu sebelumnya sudah mengimbau agar tutup tanam padi 11 Mei 2021.

Namun, hingga 13 Juni 2021 ini masih ada petani yang baru mempersiapkan lahan tanam.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Pringsewu Dwiyanto Sulistiono mengungkapkan, imbauan tersebut berdasar informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"Informasi BMKG, puncak kemarau terjadi pada bulan Agustus 2021," kata Dwiyanto mewakili Kepala Dinas Pertanian Pringsewu Siti Litawati, Minggu, 13 Juni 2021.

Baca juga: Polisi Masih Dalami Keterangan Penyewa Gudang Kosmetik Ilegal di Kedamaian

Harapannya, ketika memasuki puncak kemarau tersebut, padi sudah siap panen atau sudah panen.

Namun, lanjut Dwiyanto, petani ada yang tidak sesuai komitmen.

Alasannya karena terbentur lebaran.

Sehingga petani tidak melakukan penanaman lebih awal.

Atas kondisi tersebut, Dwiyanto memastikan adanya risiko yang bakal dihadapi petani Bumi Jejama Secancanan.

Baca juga: PPDB SD di Bandar Lampung Dibuka Besok, Simak Tahapan dan Syaratnya

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved