Tanggamus
Bupati Dewi Handajani Serahkan Bantuan Bedah Rumah untuk 12 Penerima
Bupati Tanggamus Dewi Handajani menyerahan bantuan bedah rumah ke 16 rumah yang tersebar di empat kecamatan.
Penulis: Tri Yulianto | Editor: soni
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Bupati Tanggamus Dewi Handajani menyerahan bantuan bedah rumah ke 16 rumah yang tersebar di empat kecamatan, Selasa (15/6).
"Pada hari ini ada 16 rumah yang di berikan bantuan ada di empat kecamatan, Kecamatan Semaka, Bandar Negeri Semong, Kota Agung Barat dan Kota Agung yang menerima bedah rumah," kata Dewi.
Ia menambahkan, bantuan tersebut merupakan salah satu dari visi misi Bupati dan Wabup Tanggamus di 55 Program Aksi, salah satunya program bedah rumah. Dan selanjutnya dijalankan oleh Dinas PUPR Tanggamus.
"Program bedah rumah untuk masyarakat memakai anggaran APBD Tanggamus agar bisa membantu masyarakat yang memiliki rumah tak layak huni menjadi rumah yang layak huni, dan menempati rumah tersebut nyaman," ujar Dewi.
Ia mengaku, memang kondisi rumah tidak layak akan mempengaruhi kesehatan penghuninya. Sehingga dengan program ini pun dapat meningkatkan kesehatan masyarakat.
"Semoga dengan bantuan ini dapat membantu masyarakat agar dapat memiliki rumah yang lebih layak dan sehat," terang Dewi.
Baca juga: Bantu Bedah Rumah, Bupati Tanggamus Dewi Handajani Roadshow di Kecamatan Kelumbayan
Ia minta ke masyarakat dan pihak lainnya yang menemui rumah tidak layak huni agar segera melapor. Selanjutnya akan ditindaklanjuti supaya mendapatkan rumah layak huni.
Selanjutnya menurut Ari Yudha, Kabid Pemukiman dan Perumahan Rakyat, Dinas PUPR Tanggamus, program bedah rumah hasil dari usulan masyarakat didasari kondisi rumah yang dihuninya.
"Total dalam tahun ini ada 282 rumah yang mendapat bantuan bedah rumah. Kami berikan secara bertahap," ujar Yudha.
Ia menambahkan, teknis realisasi bantuan tersebut, penerima mendapat Rp 17,5 juta, terdiri Rp 15 juta untuk belanja material bangunan dan Rp 2,5 juta untuk biaya pembangunan rumahnya dan lainnya dipotong pajak.
Teknis lainnya, penerima menunjuk toko bangunan yang dipilihnya untuk belanja bahan bangunan. Selanjutnya Dinas PUPR Tanggamus mentransfer uang ke toko bangunan tersebut dengan batas nominal untuk keperluan bahan bangunan.
"Jadi uangnya nanti langsung ditransfer ke toko bangunan yang menyuplai bahan bangunan bagi sasaran yang dapat program bedah rumah," ujar Yudha.
Pola seperti itu lebih menjamin program terlaksana dan tepat sasaran. Sebab uang yang diberikan langsung berbentuk bahan dan akhirnya itu digunakan untuk membuat rumah tidak untuk keperluan lain.
Yudha mengaku, sampai saat pihaknya sudah menerima usulan sebanyak 12 ribu rumah tidak layak huni yang minta menerima program bedah rumah. Nantinya bantuan diberikan bertahap dan juga prioritas yang sangat membutuhkan.
Menurut salah satu penerima Nurhalimah, di Pekon Kelungu, Kecamatan Kota Agung mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya.
"Alhamdulillah semoga dibalas oleh Allah yang maha kuasa. Saya terimakasih sekali karena dari bantuan ini," ujar Nurhalimah.
Ia mengaku, tinggal sediri di rumah berdinding geribik yang kondisinya sudah miring dan jebol pada dinding atasnya. Dan selanjutnya langsung membangun rumah dari bantuan yang diterimanya. (tri yulianto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/warga-penerima-bantuan-bedah-rumah-dari-pemkab-tanggamus-di-pekon-kelungu.jpg)