Breaking News:

Tulangbawang

Modus Karyawan di Tulangbawang Bakar Mess karena Ingin Kuasai Uang Majikan

Pengakuan tersebut diungkapkan Pirman kepada petugas dalam pemeriksaan secara maraton di Mapolsek Banjar Agung.

Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: soni
Tribunlampung.co.id / Endra Zulkarnain
Polsek Banjar Agung mengamankan satu pelaku yang membakar mes karyawan di Banjar Agung beberapa waktu lalu. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Pirman (19) yang ditetapkan tersangka pembakaran mess karyawan perusahaan penampungan drum di Kecamatan Banjar Agung mengaku sengaja melakukan pembakaran karena ingin menguasai uang milik bosnya.

Pengakuan tersebut diungkapkan Pirman kepada petugas dalam pemeriksaan secara maraton di Mapolsek Banjar Agung.

"Jadi motif dari pembakaran ini karena pelaku ingin memiliki uang sejumlah Rp 25 juta milik korban yang merupakan hasil usaha penjualan barang-barang," terang Kapolsek Banjar Agung Kompol Devi Sujana, Rabu (16/06)

"Modusnya pelaku mengaku seolah-olah uang tersebut yang disimpan di atas plafon ikut terbakar," ucapnya.

Baca juga: Polsek Banjar Agung Bekuk Pelaku Pembakar Mes Karyawan di Tulangbawang

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku saat ini sudah ditahan di Mapolsek Banjar Agung dan dikenakan Pasal 187 ayat 1 KUHP. Diancam dengan pidana penjara paling lama 12 tahun.

Polsek Banjar Agung berhasil mengungkap pelaku tindak pidana pembakaran mess karyawan yang dilakukan dengan sengaja.

Pelaku pembakaran ditangkap usai dimintai keterangan sebagai saksi pada Senin (14/06/2021), sekitar pukul 20.00 WIB, di Mapolsek Banjar Agung.

Pelaku pembakaran ini adalah Pirman (19), warga Kampung Banjar Agung, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulangbawang.

"Pelaku ini rupanya karyawan disitu, jadi dia membakar mes tempat dia bekerja," ujar Kapolsek Banjar Agung Kompol Devi Sujana, Rabu (16/06).

Devi mengutarakan, dari tempat kejadian perkara (TKP) pembakaran petugas menyita barang bukti berupa dua lembar uang kertas terbakar yakni pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu, taplak meja berwarna pink, dan kelambu warna putih orange.

Barang bukti itu ditemukan dalam Mess karyawan di areal gudang tempat usaha penampungan drum, tower dan jerigen, di Jalan Lintas Timur (Jalintim), Kampung Banjar Agung.

Gudang itu milik Denny Perianto (40), warga Jalan Bumi Manti, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Labuhan Kota, Kodya Bandar Lampung. (endra)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved