Apa Itu
Apa Itu Sistem Politik
Setiap negara di dunia menganut sistem politiknya masing-masing, sesuai kesepakatan yang dibuat. Lalu, sebenarnya apa itu sistem politik?
Penulis: Kiki Novilia | Editor: Kiki Novilia
Kebebasan individu hilang dalam sistem politik ini sebab kekuasaan biasanya hanya dipengang oleh satu orang saja atau segelitir orang.
- Sistem Politik Diktator
Sistem politik diktator adalah sistem politik yang mana pemerintah berlaku secara otoriter dan cenderung sewenang-wenang terhadap rakyat.
Aspirasi dan kebebasan rakyat tidak ada dalam sistem politik ini sebab biasanya kekuasaan berawal dari proses gejolak politik, kekerasan ataupun kudeta.
- Sistem Politik Demokrasi
Sistem politik demokrasi adalah suatu sistem yang mana rakyat berkuasa penuh atas proses kepemimpinan.
Dalam sistem ini rakyat dapat turut andil dalam pelaksanaan pemerintahan.
Namun dalam sistem ini keadaan sosial, politik dan kekuasaan pemerintah dibatasi oleh hukum agar hak-hak individu warga negara terjaga.
3. Sistem Politik di Indonesia
Sama seperti negara-negara lainnya, Indonesia juga memiliki sistem politiknya sendiri.
Sahya Anggara dalam buku Sistem Politik Indonesia mengatakan, banyak faktor yang dapat memengaruhi sistem politik Indonesia, di antaranya faktor lingkungan, sosial budaya, dan kondisi ekonomi suatu negara.
Pengaruh tersebut membentuk perilaku politik dalam masyarakat dan negara, baik pemegang kekuasaan maupun yang dikuasai dan dikendalikan oleh kekuasaan yang ada.
Menurut Rusadi, sifat negara Indonesia mengandung unsur falsafah, gagasan, cita-cita, nilai-nilai, doktrin, atau wawasan yang melekat pada Indonesia.
Oleh karena itu, sistem politik Indonesia merupakan sistem khas atau politik yang bersifat keindonesiaan yang diwarnai oleh nilai-nilai luhur Pancasila, UUD 1945, nilai-nilai proklamasi, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sistem politik di Indonesia dapat diinterpretasikan, baik sebagai seluruh proses sejarah dari saat berdirinya negara Indonesia sampai dewasa ini maupun hanya dalam periode tertentu dari proses perjalanan sejarah.
Dalam kenyataan sejarahnya, dapat dijumpai perbedaan esensial sistem politik di Indonesia dari periode yang satu ke periode yang lain, misalnya sistem politik demokrasi liberal, sistem politik demokrasi terpimpin, dan sistem politik demokrasi Pancasila, sedangkan falsafah negara tetap tidak berubah.
Apa penyebab adanya perbedaan, bahkan gejala bertolak belakang antara cita-cita dan implementasinya?
Jawabannya mengandung dua kemungkinan yang harus diselidiki lebih lanjut, yaitu:
1. falsafah tidak besar pengaruhnya terhadap sistem politik dan para politisi;
2. belum ditemukan standar dan model sistem politik Indonesia yang sesuai dan mendukung cita-cita negara.
Demikian penjelasan terkait apa itu sistem politik. ( Tribunlampung.co.id / Kiki Novilia )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/apa-itu-sistem-politik-2.jpg)