Breaking News:

Metro

Metro Kembali Mencatat Penambahan 11 Kasus Positif Covid-19 Baru

Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Metro kembali bertambah 11 orang. Satu pasien positif meninggal dunia.

Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Dedi Sutomo
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi. Kasus positif Covid-19 di Kota Metro kembali bertambah 11 orang. Satu pasien meninggal dunia. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO – Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Metro kembali bertambah 11 orang. Satu pasien positif meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Metro Erla Andrianti mengatakan, pasien meninggal dunia nomor 1.294 berusia 63 tahun.

Pada 22 Juni lalu, pasien mengalami keluhan mual, lemas, tidak nafsu makan, demam dan batuk. Lalu dilakukan rapid antigen dengan hasil reaktif, kemudian diswab hasilnya positif.

"Pada 23 Juni pukul 21.00 WIB, pasien dirujuk ke Ahmad Yani dengan keluhan sesak berat,” kata Erla, Jumat (25/6/2021).

“Kemudian pukul 23.00 WIB kondisi pasien semakin menurun dan dinyatakan meninggal dunia. Almarhum telah dimakamkan dengan prokes Covid-19," terang Erla.

Baca juga: Aksi Asusila Terekam Kamera ETLE di Bandar Lampung, 2 Pemuda Rudapaksa Perempuan Gangguan Jiwa

Sementara penambahan, pada pasien 1.295 berusia 64 tahun, pasien 1.296 berusia 59 tahun dan pasien 1.297 berusia 24 tahun.

Ketiga pasien satu keluarga terdiri dari bapak, ibu dan anak. Pada 14 Juni lalu pergi ke Bandar Lampung makan bersama.

Kemudian pada 18 Juni, bapaknya mengeluh demam dan hilang penciuman, pada 23 Juni ketiganya diswab hasilnya positif.

Berikutnya pasien 1.298 berusia 64 tahun positif dengan gejala batuk, pilek dan hilang perasa.

Pasien 1.299 usia 30 tahun guru di SMK Metro. Pada 18 Juni berkunjung ke rumah orang tuanya di Banjar Rejo, Lampung Tengah, lalu mengeluh demam dan flu. 

"Pasien 1.300 berusia 63 tahun, pasien 1.301 berusia 51 tahun, pasien 1.302 berusia 23 tahun, dan pasien 1.303 berusia 14 tahun. Keempatnya satu keluarga terdiri dari bapak, ibu dan anak,” ujar Erla.

Pada tanggal 21 Juni, bapak dan ibu mengeluh demam. Lalu pada 23 Juni, ibu hilang perasa. Keempatnya dilakukan rapid antigen mandiri dengan hasil positif. Saat ini isolasi mandiri.

Erla menambahkan, pasien 1.304 berusia 22 tahun seorang IRT yang sedang hamil. Pada 23 Juni dibawa ke UGD dengan keluhan perut terasa kencang. Dilakukan rapid antigen hasilnya reaktif, lalu diswab dan hasil dari TCM positif.

"Lalu pasien 1.305 berusia 54 tahun seorang wiraswasta. Pada 23 Juni dibawa ke UGD rumah sakit dengan keluhan sesak dan dada terasa terbakar. Dilakukan rapid antigen positif lalu diswab positif. Saat ini masih dirawat," tegas Erla.(Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved