Daun Pepaya
Manfaat Daun Pepaya, Ampuh Atasi Nyeri Akibat Haid
Di balik rasa pahitnya, ternyata manfaat daun pepaya satu di antaranya adalah ampuh atasi nyeri akibat haid. Berikut penjelasan selengkapnya.
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Dedi Sutomo
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Satu di antara manfaat daun pepaya bagi kesehatan adalah khasiatnya yang ampuh atasi nyeri akibat haid.
Selama ini daun pepaya dikenal sebagai tanaman yang memiliki cita rasa pahit.
Sayangnya, hal tersebut membuat olahan daun bernama latin Carica papaya itu tak begitu disukai oleh kebanyakan orang.
Namun di balik cita rasa pahitnya, siapa sangka bahwa manfaat daun pepaya juga ampuh atasi nyeri akibat haid.
Hal itu tentu menjadi kabar baik untuk para perempuan, mengingat permasalahan nyeri seringkali dikeluhkan oleh perempuan saat tengah kehadiran 'tamu' bulanan.
Lantas bagaimana daun pepaya bisa membawa manfaat yang berkaitan dengan pereda nyeri akibat haid?
Rupanya di dalam daun pepaya terdapat kandungan papain yang berbentuk serat.
Papain itulah yang berperan dalam membantu meredakan nyeri haid.
Untuk merasakan manfaat daun pepaya itu caranya pun mudah.
Baca juga: 5 Khasiat Jus Daun Pepaya, Bisa Kurangi Risiko Kanker
Hanya perlu merebus selembar daun pepaya bersama garam dan asam jawa hingga air mendidih, diamkan terlebih dahulu hingga hangat, lalu minum ramuan tersebut.
Selain ampuh atasi nyeri akibat haid, adapun 5 manfaat daun pepaya lainnya yang dikutip dari laman Healthline, di antaranya:
1. Menyuburkan rambut
Tak hanya dijadikan sebagai makanan, daun pepaya juga bisa digunakan untuk membuat masker dan jus.
Umumnya, pemanfaatan daun pepaya sebagai masker dan jus itu digunakan untuk menyuburkan rambut dan menjaga kesehatan kulit kepala.
Sayang, bukti untuk mendukung keampuhan daun pepaya ini masih tergolong terbatas.
Dalam penelitian Nutraceutical Potential of Carica papaya in Metabolic Syndrome disebutkan bahwa daun pepaya terdiri dari senyawa dengan sifat antioksidan, seperti flavonoid dan vitamin E.
Kedua senyawa itu dinilai mampu mempercepat pertumbuhan rambut.
Tak hanya itu, riset Antifungal Activity in Ethanolic Extracts of Carica papaya L. cv. Maradol Leaves and Seeds juga menghasilkan bahwa daun pepaya memiliki sifat anti-jamur dalam tabung reaksi.
Hal tersebut kemudian dianggap bisa mendukung kesehatan rambut dan kulit kepala dengan menghambat pertumbuhan jamur penyebab ketombe.
2. Membuat kulit menjadi lebih sehat
Umumnya, daun pepaya dimanfaatkan sebagai makanan atau bahan alami untuk dioleskan ke kulit dalam menjaga kelembutan, kebersihan kulit hingga mampu memberikan efek awet muda.
Papain, enzim pelarut protein di dalam daun pepaya dapat dimanfaatkan untuk pengobatan topikal sebagai eksfolian.
Eksfolian itu dinilai mampu membantuk mengangkat sel kulit mati dan mengurangi tersumbatnya pori-pori, rambut yang tumbuh ke dalam kulit, hingga jerawat.
Tak hanya itu, enzim di dalam daun pepaya itu juga bisa digunakan dalam menyembuhkan luka.
3. Menyeimbangkan gula darah
Di Meksiko, daun pepaya sering digunakan sebagai pengobatan tradisional untuk terapi penyakit diabetes dan gula darah.
Mereka percaya bahwa ekstrak daun pepaya tersebut bisa memberikan manfaat untuk kesehatan tubuh.
Penelitian terkait manfaat daun pepaya ini juga pernah dilakukan pada tikus dalam sebuah riset yang berjudul Hypoglycemic effect of Carica papaya leaves in streptozotocin-induced diabetic rats.
Hasilnya ditemukan bahwa ektrak daun pepaya memiliki antioksidan yang ampuh dalam mengurangi gula darah.
Hal tersebut berkaitan dengan kemampuan daun pepaya dalam melindungi sel penghasil insulin di pankreas dari kerusakan dan kematian dini.
Sayang, hingga kini belum ada studi komprehensif terhadap manusia sehingga perlu adanya penelitian lebih lanjut terkait manfaat daun pepaya untuk mengurangi gula darah dalam tubuh.
4. Mengurangi risiko terkena kanker
Daun pepaya juga sudah digunakan di dalam praktik pengobatan tradisional Australia untuk mencegah dan mengobati jenis kanker tertentu.
Ekstrak daun pepaya dipercaya memiliki kemampuan untuk mencegah pertumbuhan kanker prostat dan kanker payudara.
Sementara dalam penelitian yang dipublikasi dalam journal of Ethnopharmacology, enzim yang ada di dalam daun pepaya bisa digunakan dalam melawan kanker hati, kanker paru-paru, kanker pankreas, dan kanker payudara.
Tak hanya itu, daun pepaya juga memiliki kandungan anti-peradangan yang mampu membantu mengurangi peradangan dan efek samping dari kemoterapi.
5. Mengobati gejala demam berdarah
Selain keempat manfaat yang telah disebutkan di atas, ternyata manfaat daun pepaya juga bisa sebagai obat dalam mengatasi gejala dari penyakit demam berdarah.
Demam berdarah sendiri diketahui merupakan penyakit yang dapat ditularkan dari nyamuk ke manusia.
Penyakit ini pun dapat mengakibatkan terjadinya penurunan kadar trombosit dalam darah, bahkan buruknya lagi mampu meningkatkan risiko pendarahan.
Untuk mengatasi penyakit tersebut ternyata daun pepaya bisa dijadikan salah satu alternatif.
Pasalnya, berdasarkan riset yang berjudul Effect of Carica papaya Leaf Extract Capsule on Platelet Count in Patients of Dengue Fever with Thrombocytopenia, daun pepaya terbuukti mampu meningkatkan trombosit pada pasien demam berdarah dengan gejala tambahan berupa Trombositopenia, yang mudah alami pendarahan.
Tak hanya itu, manfaat daun pepaya lainnya dalam pengobatan demam berdarah ini ternyata tidak memberikan efek samping dan jauh lebih hemat biaya daripada pengobatan konvensional.
Itulah, ulasan singkat tentang manfaat daun pepaya yang ternyata ampuh atasi nyeri akibat haid juga manfaat daun pepaya lainnya yang baik bagi kesehatan. ( Tribunlampung.co.id / Virginia Swastika )
Baca berita daun pepaya lainnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/resep-urap-daun-pepaya-anti-pahit-manfaat-daun-pepaya-daun-pepaya.jpg)