Breaking News:

Tulangbawang

Kisah Warga Menggala Tulangbawang Mengais Rezeki dari Jualan Air Bersih

Mursalin (50), warga Gunung Sakti, Kecamatan Menggala, Tulangbawang, memanfaatkan musim kemarau untuk mengais rezeki.

Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung / Endra
Mursalin (50), warga Gunung Sakti, Kecamatan Menggala, Tulangbawang, mengais rezeki dari berjualan air bersih. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Mursalin (50), warga Gunung Sakti, Kecamatan Menggala, Tulangbawang, memanfaatkan musim kemarau untuk mengais rezeki.

Ia menjadi agen penjual air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Mursalin biasa menjual satu tangki air bersih berisi 1.050 liter dengan harga Rp 50 ribu.

"Kalau hari-hari biasa permintaan biasanya dua tangki. Nah, kalau mau masuk musim kemarau seperti sekarang, biasanya bisa enam tangki per hari," ungkap Mursalin kepada Tribunlampung.co.id, Senin (28/6/2021).

Baca juga: Prihatin Dengan Kampung Nelayan, Bhayangkari Sumbang MCK dan Air Bersih

Mursalin mengakui, faktor cuaca sangat memengaruhi penjualan air bersih.

"Tergantung cuaca. Kalau lagi musim kemarau, bisa dua kali lipat dari biasanya. Kalau musim hujan, paling dua tangki per hari. Apalagi sekarang cuacanya nggak menentu, kadang hujan, kadang panas," imbuh Mursalin.

Selain faktor cuaca, permintaan pasokan air bersih juga biasanya meningkat ketika banyaknya pesta hajatan.

Namun sejak pandemi Covid-19, permintaan pasokan air bersih untuk pesta hajatan ikut menurun.

"Mudah-mudahan situasi ini bisa normal lagi," tandas Mursalin.

( Tribunlampung.co.id / Endra Zulkarnain )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved