Mesuji
Antrean Mencapai 21 Tahun, Pendaftaran Haji di Mesuji Meningkat
Pembatalan ibadah haji selama dua tahun beruntun tidak memupus niat warga Mesuji untuk berangkat ke Tanah Suci.c
Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MESUJI - Pembatalan ibadah haji selama dua tahun beruntun tidak memupus niat warga Mesuji untuk berangkat ke Tanah Suci.
Apalagi saat ini antreannya sudah mencapai 21 tahun.
Buktinya, jumlah pendaftar di Kabupaten Mesuji justru meningkat.
Sama seperti tahun 2020 lalu, Kementerian Agama RI memutuskan untuk tidak memberangkatkan calon jamaah haji pada tahun ini.
Baca juga: 2 Kali Batal Berangkat, Calon Jamaah Haji asal Lampung Sedih tapi Legawa
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Mesuji Aziz Basuki mengatakan, meskipun pemberangkatan dibatalkan, pendaftaran tetap dilakukan sepanjang tahun.
"Soalnya kan pendaftaran sepanjang tahun, dan malah naik. Pada Juni 2021 ini ada 40 pendaftar. Biasanya 15, 21, malah 11 pendaftar," ujar Aziz di ruang kerjanya, Kamis (1/7/2021).
Diakuinya, antusiasme warga Mesuji untuk melaksanakan ibadah haji sangat tinggi.
Mereka sadar jika tidak segera mendaftar, maka antreannya akan lebih lama lagi.
"Yang sudah daftar aja bisa ketunda, apalagi yang tidak daftar. Untuk saat ini saja mengantrenya bisa sampai 21 tahun minimal," pungkasnya.
( Tribunlampung.co.id / M Rangga Yusuf )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/aziz-basuki-44.jpg)