Pengeroyokan Perawat di Bandar Lampung

Motif Pemukulan Perawat Puskesmas Kedaton Terungkap, Awang Butuh Oksigen karena Ayahnya Kritis

Teka-teki motif penganiayaan terhadap perawat Puskesmas Kedaton akhirnya terungkap.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung / Bayu
Awang Helmi Christianto (kanan) melaporkan perawat Puskesmas Kedaton ke Mapolresta Bandar Lampung, Senin (5/7/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Teka-teki motif pemukulan terhadap perawat Puskesmas Kedaton akhirnya terungkap.

Awang Helmi Christianto (45), warga Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, membantah disebut ada pengeroyokan.

Menurut dia, yang lebih tepat adalah perkelahian antara dirinya dengan perawat Puskesmas Kedaton.

Akibat perkelahian itu, Awang mengalami luka lebam di wajah.

Baca juga: Pengeroyokan Perawat di Puskesmas Kedaton, Tiga Pria Minta Tabung Oksigen ke Korban

Ia pun melaporkan perawat bernama Rendy Kurniawan (26) itu ke Polresta Bandar Lampung.

Laporan tersebut bernomor STTPLP/B-1/1547/VII/2021/SPKT/POLRESTA BANDAR LAMPUNG/ POLDA LAMPUNG.

Awang mengatakan, insiden itu berawal saat ia ditelepon ibunya, Minggu (4/7/2021) dini hari.

Dikabarkan bahwa ayahnya sedang kritis dan membutuhkan oksigen.

"Saya ini ditelepon orangtua untuk segera mencarikan oksigen. Karena pernapasan ayah saya tidak stabil," kata Awang ditemui di Mapolresta Bandar Lampung, Senin (5/7/2021). 

Baca juga: Perawat Puskesmas Kedaton Bandar Lampung Dianiaya, Pelaku Ngotot Mau Bawa Tabung Oksigen

Mendapat kabar itu, Awang mendatangi Apotek Enggal.

Tapi apotek tersebut sudah tutup. 

Awang pun berinisiatif mencari oksigen di mobil ambulans yang biasa parkir di Bundaran Gajah.

"Petugas ambulans nyuruh saya ke Puskesmas Kedaton. Katanya di sana ada tabung oksigen," kata Awang.

Setiba di Puskesmas Kedaton sekitar pukul 03.00 WIB, ternyata UGD juga sudah tutup.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved