Breaking News:

Metro

Wahdi Sebut Kenaikan Insentif Ketua RT di Metro Tinggal Realisasi

Wali Kota Metro Wahdi mengaku kenaikan insentif ketua RT/RW telah masuk dalam program dan tinggal direalisasikan.

Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung / Indra Simanjuntak
Wali Kota Metro Wahdi mengaku kenaikan insentif ketua RT/RW telah masuk dalam program dan tinggal direalisasikan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Wali Kota Metro Wahdi mengaku kenaikan insentif ketua RT/RW telah masuk dalam program dan tinggal direalisasikan.

"Ya untuk kenaikan (insentif) sudah kita masukkan program. Nah, kita juga sudah MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk perlindungan jaminan sosial RT/RW dan kader posyandu. Itu seluruh RT/RW dan 900-an kader posyandu," ujarnya, Jumat (9/7/2021).

Adapun MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan terkait perlindungan sosial risiko kecelakaan kerja dan kematian selama menjalankan tugas dan fungsinya.

Pembiayaan atau iuran diambil dari alokasi APBD Kota Metro.

Baca juga: 640 Guru Ngaji hingga Muadzin Dapat Insentif dari Pemprov Lampung

Terpisah, Sekretaris Kota Metro Bangkit Haryo Utomo menjelaskan, kenaikan insentif ketua RT/RW akan diplot dan dibahas pada APBD 2022.

"Di perubahan tahun ini belum. Kemungkinan nanti di APBD murni. Untuk besaran kenaikan, itu sekitar Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu. Tahun ini kan naik, kalau tidak salah Rp 50 ribu. Ya kita sesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah," ungkapnya.

Diketahui, hingga tahun lalu, insentif ketua RT per bulan di Kota Metro sebesar Rp 250 ribu.

Sedangkan insentif ketua RW sebesar Rp 275 ribu.

Tahun 2021 dikabarkan naik sebesar Rp 50 ribu.

Selain itu, ada asuransi pamong yang meninggal dunia saat bekerja dapat santunan sebesar Rp 24 juta.

( Tribunlampung.co.id / Indra Simanjuntak )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved