Tribun Bandar Lampung
640 Guru Ngaji hingga Muadzin Dapat Insentif dari Pemprov Lampung
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan bahwa insentif ini merupakan bentuk perhatian untuk masyarakat yang mengajarkan tentang agama.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Bayu Saputra
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sebanyak 640 guru ngaji, imam masjid, marbot, dan muazin menerima insentif dari Pemprov Lampung.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Kesejahteraan Sosial (Kabiro Kesos) Pemprov Lampung Ratna Dewi saat ditemui Tribun Lampung, Jumat (27/11/2020) usai penyerahan workshop dan pembinaan bagi guru ngaji di Hotel Sheraton.
Dengan kriteria bagi penerima insentif ini mereka sendiri yang mengajukan permohonan kepada Pemprov Lampung.
Kemudian diberi formulir dan harus diketahui pamong setempat bahwa benar guru mengaji di tempat tersebut.
"Jadi mereka itu harus memenuhi persyaratan yang telah ditentukan jika ingin mendapatkan insentif Rp 1 juta setiap tahunnya," kata Ratna Dewi.
Kalau anggaran memungkinkan maka mereka setiap tahunnya dapat dan tak diganti.
Dan yang guru ngaji yang lainnya bisa mendapatkan insentif tersebut dan semua diambil dari APBD.
Rahmat Arif, guru ngaji di Way Sulan Lampung Selatan mengatakan kalau insentif ini sangatlah membantunya.
"Saya sangat terbantu sekali untuk kesejahteraan guru ngaji dan memang baru kali ini saya terima. Jadi sangat membantu sekali terima kasih atas bantuannya dari Pemprov Lampung," kata Rahmat.
Karena untuk kegiatan yang dilaksanakan dikampung itu diperlukan kesejahteraan.
Jadi sangat ditunggu insentif lainnya, supaya para pendidik dibidang keagamaan ini terus mendapatkan kesejahteraan dan berkesinambungan.
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan bahwa insentif ini merupakan bentuk perhatian untuk masyarakat yang mengajarkan tentang agama.
Karena membangun bangsa ini dari sisi mulai ekonomi dan juga keagaaman.
"Secara rutin insentif ini bergantian diterima oleh para guru ngaji hingga muazin tersebut. Begitu besar guru ngaji ini di Lampung dan tahun ini kita berikan kepada 640 orang dengan dengan peroranganya Rp 1 juta, " kata Arinal