Direktur RSUD Lampung Utara Meninggal
Kabid P2P Dinkes Lampung Utara Dian Mauli: Saya Sering Berkordinasi dengan dr Sri Haryati
Dian Mauli mengatakan, dirinya kerap berkordinasi dengan Direktur RSUD Ryacudu Kotabumi Sri Haryati mengenai pasien Covid-19.
Penulis: anung bayuardi | Editor: Dedi Sutomo
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG UTARA – Kepala Bidan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Lampung Utara Dian Mauli mengatakan, dirinya kerap berkordinasi dengan Direktur RSUD Ryacudu Kotabumi Sri Haryati mengenai pasien Covid-19.
Dian Mauli mengaku kaget mendapatkan kabar duka meninggalnya teman sejawatnya Direktur RSUD Ryacudu Kotabumi Sri Haryati pada Sabtu (10/7/2021), sekira pukul 08.45 WIB.
Dian mengatakan, sekira sehati atau dua hari lalu Sri Haryati sempat menghubungi dirinya lewat pesan Whats App. Tetapi tidak sempat diangkat olehnya.
“Beliau sempat telpon, tapi ga keangkat teleponnya. Saya telepon balik, ga diangkat sama dokter Sri,” kata Dian Mauli kepada Tribunlampung.co.id.
Dian pun sempat mengirimkan pesan ke Sri Haryati. Namun, pesan tersebut tidak terkirim.
Baca juga: Direktur RSUD Ryacudu Lampung Utara Meninggal, Sri Haryati Dikenal Murah Senyum Oleh Teman Sejawat
Tetapi, sebelumnya ia pernah berkomunikasi dengan Sri Haryati yang merupakan Ketua IDI Lampung Utara tesebut sehari setelah dilakukan perawatan.
“Dia mengeluhkan sesak nafas, sehingga masih perlu bantuan oksigen,” ujar Dian.
Namun, lanjut Dian, percakapan dirinya dengan Sri Haryati kala itu tidak berlangsung lama. Karena dirinya khawatir dengan kondisi kesehatan Sri Haryati yang sedang menjalani perawatan.
Dian pun mengaku, dirinya kerap berkordinasi dengan Sri Haryati tentang pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Ryacudu.
Karena tugas dan tupoksi dirinya sebagai Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, sangat berhubungan erat dengan pasien yang dirawat di RSUD Ryacudu. Termasuk pasien Covid-19.
“Kita selalu berkoordinasi, saya di Dinkes, beliau dari RSUD Ryacudu,” kata Dian.
Seperti diberitakan, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ryacudu Kotabumi dr Sri Haryati meninggal dunia pada sekira pukul 08.45 WIB, Sabtu (10/7/2021).
Baca juga: Direktur RSUD Ryacudu Kotabumi Meninggal karena Terpapar Covid-19
Berita duka ini dibenarkan oleh pelaksana tugas (plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara Maya Natalia Manan.
“Iya bener, dr Sri meninggal dunia,” terang Maya melalui sambungan telepon.
Meninggal Dunia Karena Covid-19
Maya mengatakan, Direktur RSUD Ryacudu dr Sri meninggal dunia karena terkena Covid-19.
Saat ini pihaknya masih akan melakukan penjemputan bersama dengan tim Satgas Covid-19 kabupaten.
“Ini lagi mau dijemput dengan tim satgas Corona,” kata Maya.
Kepala Bidan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Lampung Utara Dian Mauli mengatakan, Direktur RSUD Ryacudu Kotabumi Sri Haryati juga memiliki kormobid (penyakit penyerta).
“Iya dokter Sri ada penyakit bawaan, darah tinggi,” kata Dian Mauli.
Dian mengatakan, dirinya belum mengetahui persis terkait terpaparnya Sri Haryati oleh virus Covid-19.
Namun, lanjut Dian, berdasarkan informasi yang didapatkannya, Sri Haryati dirawat di RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung sejak Senin (5/7/2021) lalu.
Saat ini, tim dari satgas Covid-19 Kabupaten akan menjemput jenazah ke RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung.
“Rencananya akan dimakamkan di pemakaman keluarga secara protokol kesehatan,” ujar Dian Mauli.
Baca juga: BREAKING NEWS Direktur RSUD Ryacudu Kotabumi Lampung Utara Meninggal Dunia
Informasi yang didapatkan, jenazah Direktur RSUD Ryacudu Kotabumi Sri Haryati masih berada di ruang isolasi RSUAM Bandar Lampung.
Sri Haryati Dikenal Sosok Murah Senyum
Sosok Direktur RSUD Ryacudu Kotabumi dr Sri Haryati dikenal sebagai pribadi yang murah senyum oleh teman sejawatnya.
Kepala Bidan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Lampung Utara Dian Mauli mengatakan, dirinya kaget mendapatkan kabar duka meninggalnya Direktur RSUD Ryacudu dr Sri Haryati.
“Saya mendengarnya kaget, dapat informasi meninggalnya direktur RSUD Ryacudu Lampung Utara,” kata Dian.
Dian mengatakan, ia mendapatkan informasi tentang meninggalnya Sri Haryati dari teman sejawatnya sesama dokter.
Dirinya tidak menyangka, sahabat karibnya di Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Lampung Utara, meninggal dunia.
Sri Haryati merupakan ketua IDI cabang Lampung Utara dua periode.
“Sekali lagi, saya kaget mendapatkan informasi ini,” ujar Dian.
Dian pun sempat berharap sahabat karibnya yang juga teman sejawatnya itu sembuh. Namun, rencana Tuhan berkata lain, sahabat karibnya itu meninggal dunia pada hari ini, Sabtu (10/7/2021) sekira pukul 08.45 WIB.
“Kami kehilangan sosok yang murah senyum itu,” kata Dian Mauli. ( Tribunlampung.co.id / Anung Bayuardi )