Lakalantas di Bandar Lampung
Sopir Asal Tanggamus Lampung Sempat Diingatkan Istirahat Bila Mengantuk di Tengah Jalan
Ayah dari korban Alfarid, Ferdi, Selasa (13/7/2021) di IGD RS Imanuel mengatakan, sebelum peristiwa dirinya berpapasan dengan anaknya
Penulis: Bayu Saputra | Editor: soni
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sebelum mengalami lakalantas di perempatan Way Dadi, Sukarame, Bandar Lampung, truk kuning paling depan nopol BE 9262 JE, yang dikendarai M Faisal, sedang mengangkut karet seberat 7,5 ton.
Adapun truk kedua nopol BE8177WW dikendarai Wahyu bermuatan karet sekitar 7,5 ton.
Dan truk kuning ketiga nomor polisi BE 8822 ZF yang dikendarai Alfarid bermuatan 8,5 ton kopi.
Ayah dari korban Alfarid, Ferdi, Selasa (13/7/2021) di IGD RS Imanuel mengatakan, sebelum peristiwa dirinya berpapasan dengan anaknya di daerah Negeri Sakti Pesawaran.
Baca juga: BREAKING NEWS Tiga Truk Saling Seruduk di Perempatan Way Dadi Bandar Lampung
"Jadi tadi sebelum kecelakaan saya dan anak saya ini Alfarid berpapasan dan malah tahunya sekarang di rumah sakit, " kata Ferdi
Sebelum kejadian dirinya sempat teleponan dengan anaknya dan memberi peringatan agar anaknya berhenti untuk istirahat bila mengantuk di tengah perjalanan.
Akibat lakalantas itu anaknya ini mengalami patah bagian kaki kirinya dan sesak dibagian dadanya.
Patah Kaki Kiri
Lakalantas beruntun yang melibatkan tiga truk di perempatan lampu merah Way Dadi Sukarame mengakibatkan sopir truk BE8822ZF Alfarid menjadi korban dan mengalami patah kaki kiri.
Ferdi, warga Gisting Tanggamus, ayah korban, saat ditemui Tribun Lampung di IGD RS Imanuel, Selasa (13/7/2021) membenarkan kondisi anaknya.
"Saya khawatir di bagian dadanya juga, rasanya sakit dan juga bagian kakinya patah sebelah kiri, " kata Ferdi
Menurutnya, anaknya sebelum lakalantas, sedang mengangkut kopi dari Tanggamus dan mau bongkaran di dekat lokasi kejadian.
Peristiwa kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Soekarno Hatta (bypass), perempatan lampu merah Way Dadi, Bandar Lampung sekitar pukul 05.30 wib.
Menurut Putra (35), saksi mata, saat sedang berjualan koran, Selasa (13/7/2021), melaju dari arah bersamaan dari Rajabasa tiga truk menuju Panjang.
Setibanya di perempatan truk truk tersebut saling seruduk.
"Pada saat itu posisi lampu memang sedang merah, total 3 truk yang terlibat lakalantas, " kata Putra. (Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra)