Berita Luar Negeri

65 Orang Tewas Akibat Badai Petir yang Terjadi di India

Bencana alam sambaran petir akibat badai petir yang menyebabkan 65 orang tewas di India Utara.

Tayang:
Penulis: Putri Salamah | Editor: Dedi Sutomo
Pixabay.com
Ilustrasi. 65 Orang Tewas Akibat Badai Petir yang Terjadi di India. 

Saudaranya terpeleset dan hampir terjatuh dari menara, saat kelompok itu menariknya ke tempat aman salah satu teman Ali tersambar petir kemudian meninggal.

Saat hujan reda, Ali bersama kelompoknya membawa jenazah temannya menuruni menara.

“Ada orang tergeletak mati di sekitar kami,” kata Ali.

Menurutnya, sekitar 11 orang lainnya berhasil diselamatkan dan dalam kondisi stabil.

Pengunjung yang berada di benteng tersebut adalah penduduk lokal dan turis.

“Karena daerahnya berbukit dan banyak pohon, tim penyelamat terus mencari sampai pagi untuk berjaga-jaga jika ada yang tertinggal tetapi sekarang semua orang telah dihitung,” kata Saini.

Mneurut Menteri Kepala Ashok Gehlot, beberapa orang juga tewas akibat sambaran petir di bagian lain Rajasthan.

Dia meminta para pejabat untuk memberikan bantuan kepada keluarga korban dalam sebuah tweet pada Minggu (11/7/2021).

Pada Senin (12/7/2021), Perdana Menteri India Narendra Modi menyatakan belasungkawanya di Twitter.

Dia mengumumkan pemerintah India akan memberikan 2.680 dollar AS atau Rp 38,7 juta sebagai kompensasi kepada keluarga korban.

Tak hanya yang tewas, korban yang selamat tapi terluka juga akan diberikan kompensasi sebesar 670 dollar AS atau Rp 9,6 juta.

Diketahui, kematian akibat sambaran petir di India kerap terjadi dan kawasan Asia Selatan pada Mei dan Juni setiap tahun.

Menurut Biro Catatan Kejahatan Nasional India, pada 2017 ada 2.885 kematian yang disebabkan oleh petir, dan 2.375 kematian pada 2018.

Sedangkan pada Juni 2020, setidaknya 107 orang tewas akibat sambaran petir di negara bagian Uttar Pradesh dan Binhar hanya dalam dua hari. ( Tribunlampung.co.id / Putri Salamah )

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved