Apa Itu

Apa Itu Praja Muda Karana dan Arti Lambang Pramuka

Simak, pengertian Praja Muda Karana serta arti lambang Pramuka. Berikut penjelasan selengkapnya.

Tayang:
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Ridwan Hardiansyah
Tribun Jateng
Ilustrasi pakaian pramuka. Simak, pengertian Praja Muda Karana dan arti lambang Pramuka. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Penjelasan apa itu Praja Muda Karana dan arti lambang Pramuka dapat dibaca dalam artikel ini.

Praja Muda Karana atau yang lebih dikenal dengan Pramuka tentu sudah cukup sering terdengar di telinga masyarakat Indonesia.

Terlebih, semasa sekolah kegiatan kepramukaan pun sudah dikenalkan kepada para siswa.

Meski sudah sering terdengar di kehidupan sehari-hari, sudahkah kamu tahu tentang apa itu Praja Muda Karana atau Pramuka?

Bukan hanya itu, sudahkah kamu mengetahui apa arti lambang Pramuka?

Berikut penjelasan selengkapnya.

Bila merujuk Kamus Besar Bahasa Indonesia, Praja Muda Karana adalah akronim dari Pramuka.

Lebih lanjut disebutkan bahwa pengertian Praja Muda Karana adalah organisasi untuk pemuda yang mendidik para anggotanya dalam berbagai keterampilan, disiplin, kepercayaan pada diri sendiri, saling menolong, dan sebagainya.

Baca juga: Apa Itu Tulang Rawan dan Jenisnya

Selain itu diartikan sebagai sebuah organisasi, Praja Muda Karana atau Pramuka juga bisa merujuk pada anggota organisasi Pramuka.

Rupanya Praja Muda Karana atau Pramuka sendiri memiliki arti rakyat muda yang suka berkarya.

Pramuka merupakan sebutan bagi anggota Gerakan Pramuka yang meliputi Pramuka Siaga, Pramuka Penggalang, Pramuka Penegak, dan Pramuka Pandega.

Sementara kelompok anggota yang lainnya, yaitu Pembina Pramuka, Andalan, Pelatih, Pamong Saka, Majelis Pembimbing, dan staf kwartir.

Kegiatan Pramuka sendiri ternyata sudah cukup lama dilakukan, termasuk sejak zaman pemerintahan Soekarno.

Presiden pertama Indonesia itu bahkan memiliki penyebutan sendiri mengenai Praja Muda Karana.

Dilansir dari Kompas (14/8/2020), ia menyebut Pramuka sebagai ”soko guru hari kemudian bangsa Indonesia”.

Soekarno juga menyiapkan Markas Besar Pramuka di Jalan Medan Merdeka Timur 6, Jakarta, yang cukup megah dengan menggusur Gedung Lembaga Pembina Kesatuan Bangsa, Gedung Departemen Agraria, dan beberapa rumah di Jalan Pejambon.

Diketahui pada awal pergerakannya, Pramuka beranggotakan sekitar 500 ribu orang.

Namun, saat ini sudah meningkat berkali-kali lipat.

Tujuan gerakan Pramuka

Ternyata tujuan gerakan Pramuka itu cukup banyak.

Gerakan Pramuka dibuat untuk membentuk setiap Pramuka agar memiliki kepribadian yang:

1. Beriman

2. Bertakwa

3. Berakhlak mulia

4. Berjiwa patriotik

5. Taat hukum

6. Disiplin

7. Menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa

8. Memiliki kecakapan hidup sebagai kader bangsa dalam menjaga dan membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengamalkan Pancasila, serta melestarikan lingkungan hidup.

Arti lambang Pramuka

Sebagai suatu organisasi, tentu umumnya akan terdapat logo atau lambang yang bisa mengambarkan organisasi tersebut.

Sama halnya dengan organisasi lainnya, Praja Muda Karana atau Pramuka juga memiliki arti di baliknya.

Lambang Pramuka sendiri merupakan gambar silhouette Tunas Kelapa yang diciptakan oleh bapak Sunardjo, seorang pensiunan Departemen Pertanian.

Dilansir dari laman Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang, berikut merupakan arti lambang Pramuka:
1. Buah Nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal dan istilah cikal bakal di Indonesia berarti: penduduk asli yang pertama, yang menurunkan generasi baru.

Dengan kata lain lambang buah Nyiur yang tumbuh itu mengkiaskan, bahwa tiap Pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia.

2. Buah Nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang bagaimanapun juga, yang menggambarkan bahwa setiap Pramuka adalah seorang yang rokhaniah dan jasmaniah sehat, kuat dan ulet serta besar tekadnya dalam menghadapi segala tantangan dalam hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdi tanah air dan bangsa Indonesia.

3. Nyiur dapat tumbuh di mana saja, yang membuktikan besarnya daya-upayanya dalam menyesuaikan dirinya dengan keadaan sekelilingnya, artinya tiap Pramuka dapat menyesuaikan diri dalam masyarakat dimana ia berada dan dalam keadaan yang bagaimanapun juga.

Nyiur bertumbuh menjulan lurus ke atas dan merupakan salah satu pohon yang tertinggi di Indonesia. Ini mencerminkan bahwa tiap Pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus yakni yang mulia dan jujur dan ia tetap tegak tidak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu.

4. Akar Nyiur yang bertumbuh kuat dan erat di dalam tanah melambangkan bahwa tekad dan keyakinan tiap Pramuka mempunyai dan berpegang kepada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar, kuat, dan nyata, ialah tekat dan keyakinan yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanya.

Nyiur adalah pohon serbaguna, dari ujung hingga akarnya.

Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap Pramuka adalah manusia yang berguna dan membaktikan diri dan kegunaannya kepada kepentingan tanah air, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta kepada umat manusia.

Baca juga: Apa Itu Kalimat Ambigu

Itulah, penjelasan apa itu Praja Muda Karana dan arti lambang Pramuka. ( Tribunlampung.co.id / Virginia Swastika )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved