Berita Luar Negeri
Reporter Belanda Peter R de Vries Tewas Ditembak
Setelah sepekan ditembak oleh orang tak dikenal, reporter kriminal asal Belanda, Peter R de Vries meninggal dunia.
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Heribertus Sulis
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Peter R de Vries, reporter kriminal terkenal asal Belanda akhirnya tewas sepekan setelah ditembak oleh orang tak dikenal beberapa waktu lalu di jalanan Amsterdam.
Hal tersebut diumumkan oleh pihak keluarganya melalui RTL, perusahaan tempat de Vries bekerja.
"Peter sudah berjuang sampai akhir tetapi tidak dapat memenangkan pertempuran ini."
"Dia meninggal dikelilingi oleh orang-orang yang mencintainya," kata keluarga de Vries dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh RTL Belanda.
"Dia hidup sesuai dengan motonya: Bertekuk lutut bukanlah cara untuk bebas.
"Kami sangat bangga padanya dan pada saat yang bersamaan juga tidak bisa dihibur," tambah keluarga de Vries yang dilansir dari DW, Kamis (15/7/2021) lalu.
Baca juga: Ibu Hamil dan Bayi di Kandungan Meninggal di Rumah Sakit, Suami Menyusul Sehari Kemudian
Sebelum meninggal, de Vries diketahui meliput kasus pengadilan terhadap salah satu bandar narkoba yang paling diburu di Belanda.
Dirinya ditembak setidaknya lima kali saat keluar dari studio televisi pada Selasa (6/7/2021) lalu.
Reporter 64 tahun tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit dan berjuang untuk bertahan hidup sejak itu.
Serangan terhadap reporter yang terkenal berkat liputannya terkait penculikan miliarder raja bir Freddy Heineken pada tahun 1983 itu sontak saja mendapat kecaman luas dari masyarakat dunia.
Bukan hanya itu, serangan itu juga memunculkan kekhawatiran akan keselamatan jurnalis di Eropa.
Baca juga: Fakta Hubungan Terlarang Pelaku dan Korban Pembunuhan yang Tewas Dibungkus Plastik
Kabar reporter Belanda meninggal ditembak itu ternyata juga mengundang reaksi perdana menteri Belanda.
Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte mengatakan bahwa kematian de Vries hampir mustahil untuk dipahami.
Terlebih di mata sang perdana menteri, reporter yang memiliki andil dalam membantu memecahkan setidaknya 500 kasus kriminal itu merupakan sosok yang sangat berdedikasi, gigih, bahkan tak kenal takut untuk membela kebenaran dan keadilan.
"Kematian Peter R de Vries sangat menyentuh saya. Ini hampir tidak bisa dimengerti," tulis Mark Rutte di Twitter (15/7/2021).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/reporter-belanda-peter-r-de-vries-tewas-sepekan-setelah-ditembak.jpg)