Berita Terkini Nasional
Viral Warga Ambil Paksa Jenazah di Ambulans, Usir Petugas dan Bakar Peti
Jenazah dalam mobil ambulans diambil paksa oleh keluarga. Tak hanya itu, mereka juga mengusir petugas dan membakar peti jenazah.
Penulis: ikhsan dwi nur satrio | Editor: Heribertus Sulis
Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPBD Bondowoso Adi Sunaryadi menjelaskan, karena petugas diusir, pemakaman tidak dilakukan secara protokol Covid-19.
Usai diusir, petugas meninggalkan lokasi untuk menyelamatkan diri.
“Informasi yang kami terima benar ada pengusiran dari warga,” terangnya.
Satgas Covid Pemerintah Kabupaten Bondowoso M Imron menuturkan, pengiriman jenazah itu cukup lama karena harus mengantre.
Selain itu, faktor lainnya adalah terbatasnya tim yang ada di kamar jenazah.
Akan di-tracing
Imron mengatakan, jenazah yang diambil paksa itu merupakan pasien yang sudah dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 pada 13 Juli 2021.
“Sebelum meninggal, sudah menjalani perawatan di rumah sakit,” paparnya.
Pasien tersebut menjalani perawatan di Rumah Sakit Daerah (RSD) Koesnadi, Bondowoso.
Kata Imron, Satgas Covid bakal melakukan tracing kepada warga yang memandikan jenazah.
Namun, pihaknya masih menunggu agar kondisi mereda.
“Mengingat kondisi psikologi masyarakat yang masih melakukan penolakan,” sebutnya.
Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Video Warga Ambil Paksa Jenazah Terpapar Covid-19 dari Ambulans, Usir Petugas dan Bakar Peti
( Tribunlampung.co.id / Ikhsan Dwi Nur Satrio )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/viral-warga-ambil-paksa-jenazah-terpapar-covid-19-usir-petugas-dan-bakar-peti.jpg)