Berita Terkini Nasional

Viral Selokan Diubah Jadi Kolam Ikan di Semarang, Pernah Panen 100 Kg

Sebuah video viral selokan diubah jadi kolam ikan beredar di media sosial.  “Terakhir panen hampir 100 kilogram," kata warga setempat.

Penulis: tri prayugo | Editor: Ridwan Hardiansyah
Youtube Tribun Jateng / Budi Susanto
Tangkapan layar video viral selokan diubah jadi kolam ikan di Semarang. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Sebuah video viral selokan diubah jadi kolam ikan beredar di media sosial.

Hal itu dapat dilihat di RT 02 RW 01 Sapta Marga 3 Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.

Saluran air atau selokan sepanjang ratusan meter, berisi berbagai jenis ikan.

Ikan-ikan tersebut dipelihara oleh warga sekitar.

Warga bahkan memberi makan ikan setiap pagi dan sore hari.

Di tengah imbas pandemi Covid-19 yang membuat perekonomian melemah, warga RT 02 RW 01 memanfaatkan ikan-ikan tersebut untuk dikonsumsi.

Satu di antara anggota Darwis RT 02 RW 01 Kelurahan Jangli, Suwarti menuturkan, ikan tersebut dipelihara oleh kelompok ibu-ibu RT 02.

“Dibantu juga oleh warga sekitar, hampir satu tahun terakhir selokan di sini dijadikan media untuk memelihara ikan,” jelasnya saat ditemui Tribunjateng.com, di RT 02 RW 01 Keluharan Jangli, Senin (19/7/2021).

Baca juga: Viral Pria Tunanetra Pakai Masker Melorot Didenda Rp 50 Ribu, Ternyata Dipalak

Sembari memberi makan berbagai jenis ikan, Suwarti menuturkan, ikan yang dipelihara di saluran air tersebut sudah dipanen.

 “Terakhir panen hampir 100 kilogram, yang dipelihara ada ikan konsumsi seperti lele, bawal, gurami, serta ikan mas."

"Selain itu ada ikan koi juga,” paparnya.

Menurutnya, ikan-ikan tersebut dimanfaatkan warga untuk konsumsi, dan sangat bermanfaat di tengah kondisi sulit.

Baca juga: Pemilik Kedai Kopi Ancam Ceraikan Istri Gara-gara Kesal Dipaksa Tutup selama PPKM Darurat

“Apalagi di tengah pandemi, ikan yang kami pelihara besar manfaatnya. Kadang dikonsumsi warga, kadang dijual juga yang sebagian hasilnya untuk membeli bibit dan pakan ikan,” ucapnya.

Suwarti mengatakan, panjang saluran air untuk memelihara ikan sekitar 150 meter lebih, selokan tersebut disekat untuk memelihara berbagai jenis ikan.

“Kalau airnya dari luberan tampungan sumur artetis, kami juga menerapkan filtrasi."

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved