Breaking News:

Bandar Lampung

50 Kendaraan di Bandar Lampung Tertangkap Kamera ETLE Melakukan Pelanggaran saat PPKM

Satlantas Polresta Bandar Lampung mencatat ada 50 kendaraan tertangkap kamera ETLE melakukan pelanggaran pada masa pemberlakuan PPKM.

Penulis: joeviter muhammad | Editor: Hanif Mustafa
50 Kendaraan di Bandar Lampung Tertangkap Kamera ETLE Melakukan Pelanggaran saat PPKM
Tribunlampung.co.id / Joeviter
Kasubnit Regident Satlantas Polresta Bandar Lampung Ipda Lia Fani Karen menjelaskan jika sebanyak 50 pengendara kendaraan roda dua dan roda empat tertangkap kamera tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) pada masa PPKM

TRIBUN LAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sebanyak 50 pengendara kendaraan roda dua dan roda empat tertangkap kamera ETLE ( Electronic Traffic Law Enforcement ) atau tilang elektronik.

Jumlah tersebut merupakan pelangaran selama pemberlakuan PPKM Darurat di Bandar Lampung, 12 Juli - 20 Juli 2021.

Ps Kasatlantas Polresta Bandar Lampung AKP M Rohmawan, melalui Kasubnit Regident Ipda Lia Fani Karen menyatakan 50 pelanggar ini sudah dikirim surat penindakan.

"Dari jumlah pelanggar tersebut, 23 pelanggar sudah melakukan konfirmasi di comand center Polresta," kata Lia Fani, Rabu (21/7/2021).

Menurutnya, jumlah pelangaran lalulintas selama penerapan PPKM darurat itu hampir sama dengan sebelum diberlakukannya PPKM darurat.

Baca juga: Instruksi Kapolda Lampung ke Polres, Siapkan 3 Mobil untuk Vaksinasi Covid-19 Keliling

Satlantas Polresta mencatat tidak ada peningkatan ataupun penurunan signifikan dari para pengguna jalan raya di Kota Bandar Lampung.

"Kami juga mengurangi intensitas penindakan selama PPKM Darurat. Ini sebagai bentuk empati kita kepada masyarakat," kata Lia Fani.

Karen menjelaskan, fungsi kamera ETLE masih sama seperti sebelumnya yaitu mendeteksi jenis-jenis pelanggaran lalu lintas seperti pelanggaran marka, pelanggaran alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL), dan mendeteksi plat nomor kendaraan.

Selain itu, mendeteksi pelanggaran tidak menggunakan sabuk keselamatan, serta penggunaan ponsel saat berkendara.

"Sejauh ini belum ada penambahan fitur seperti menangkap gambar orang tidak memakai masker, ataupun pelanggaran prokes lainnya," kata Lia Fani.

Baca juga: 100 Dosis Vaksin Covid-19 Disuntikkan ke Warga Lansia di Tulangbawang Barat, Lampung

Untuk menindak pelanggaran prokes, lanjut Lia Fani dilakukan gabungan satgas covid melalui operasi yustisi peningkat kepatuhan penggunaan masker di penyekat-penyekatan dalam kota yang telah disiapkan.

Selama penerapan aturan PPKM Darurat di Kota Bandar Lampung, Karen bilang umumnya pelanggar lalu lintas mayoritas datang dari penggunaan roda dua atau sepeda motor.

"Pelanggar paling banyak berkaitan dengan penggunaan alat pelindung kepala (helm)," kata Lia Fani. ( Tribun Lampung.co.id / Muhammad Joviter )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved