Berita Terkini Nasional
Anak SD Jalani Isoman Sendiri, Ayah Sempat Telepon Minta Maaf sebelum Meninggal
Sebelum meninggal dunia, Kino ternyata sempat menelepon keluarganya di Sragen dan meminta maaf.
Penulis: tri prayugo | Editor: Heribertus Sulis
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kisah pasangan suami istri bernama Kino Raharjo (31) dan Lina Saputri (31) asal Sragen yang meninggal karena Covid-19 di perantauan tepatnya di Linggang Purworejo, Kutai Barat, Kalimantan Timur begitu menyayat hati.
Pasalnya, anak mereka Vino (8) kini menjadi yatim piatu dan tengah menjalani isolasi mandiri di rumahnya.
Sebelum meninggal dunia, Kino ternyata sempat menelepon keluarganya di Sragen dan meminta maaf.
Dikutip dari Tribun Solo, hal itu diungkapkan oleh kakak Kino, Sumini (38), Jumat (23/7/2021).
Lina Saputri meninggal dunia pada Minggu (18/7/2021). Sementara Kino meninggal satu hari setelahnya yakni pada Senin (20/7/2021).
Sumini menuturkan, sebelum meninggal dunia, adiknya sempat menelepon keluarga yang ada di Sragen.
Baca juga: Bocah 10 Tahun Ditinggal Mati Orangtua karena Covid-19: Kok Bisa Meninggal, Ayah Ibu kan Masih Muda
Dalam teleponnya, Kino meminta agar keluarga memaafkan kesalahan istrinya.
Menurut Sumini, Kino adalah sosok pria penyayang keluarga. Bahkan Kino dan Lina kerap kali makan sepiring berdua.
Sumini mengungkapkan, Kino dan Lina sudah menjalin rumah tangga selama 8 tahun.
"Cinta mereka luar biasa, sering itu kalau makan, sepiring berdua, Kino sayang sekali sama istrinya," ucapnya.
Pasangan suami istri ini meninggalkan anak tunggalnya bernama Vino yang masih duduk di bangku kelas 3 SD.
Baca juga: Suami Tewas di Pangkuan Istri saat Duduk Istirahat Mengurus BPJS: Ternyata Sudah Meninggal
Vino yang juga terpapar Covid-19 tanpa gejala ini harus menjalani isolasi mandiri sendiri di rumahnya di Kutai Barat.
Panikem, nenek Vino mengungkapkan, cucunya itu lahir di Sragen. Namun saat berusia 7 bulan, Vino dibawa oleh orangtuanya untuk menetap di Kalimantan Timur.
"Vino lahir di Sragen, tapi sejak berumur 7 bulan, Vino dibawa oleh kedua orangtuanya, dan menetap di Kalimantan Timur," kata Panikem, nenek Vino, Jumat (23/7/2021).
Mengetahui kedua orangtuanya meninggal dunia, tak membuat Vino kecil ketakutan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/bocah-10-tahun-ditinggal-mati-ayah-ibunya-yang-terkena-covid.jpg)