Breaking News:

Lampung Timur

BPBD Lampung Timur Ingatkan Ancaman Covid-19 Kluster Keluarga

BPBD Lampung Timur ingatkan masyarakat ancaman penularan virus covid-19 kluster keluarga, kasus Covid-19 di Lampung Timur bertambah 74 Kasus.

Penulis: Yogi Wahyudi | Editor: Hanif Mustafa
Tribunlampung.co.id / Yogi Wahyudi
Plt Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Timur, I Ketut Budiase imbau ancaman penularan virus Covid-19 kluster keluarga. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TIMUR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Timur ingatkan masyarakat ancaman penularan virus covid-19 kluster keluarga.

Plt Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Timur, I Ketut Budiase mengatakan, ancaman penularan virus Covid-19 di keluarga (kluster keluarga) semakin meningkat.

"Kluster keluarga ini merupakan penularan virus dari salah satu anggota keluarga pada anggota keluarga yang lainnya," ujarnya, saat dihubungi, Rabu (28/7/2021). 

Oleh karena itu, menurutnya, upaya pencegahan menjadi sangat penting, dengan menumbuhkan kesadaran dan kewaspadaan di dalam keluarga itu sendiri. 

"Upaya pencegahan penularan virus (kluster keluarga) bertujuan mengurangi risiko penularan, melalui tetap memakai masker di rumah, terapkan etika batuk dan bersin, cuci tangan, makan bergizi seimbang, istirahat yang cukup serta kelola stres," tuturnya. 

Sebelumnya kasus Covid-19 di Lampung Timur bertambah 74 kasus. 

Hal ini menjadikan total kasus konfirmasi positif covid-19 di Lampung Timur berjumlah 3.802 kasus yang sebelumnya berjumlah 3.726.

Dari 74 kasus baru tersebut, 67 diantaranya bergejala dan 7 tak bergejala. 

Baca juga: TNI dan Polri di Lampung Timur Sinergi Pantau Pemakaman Jenazah Covid-19

Plt Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Timur, I Ketut Budiase mengatakan sampai saat ini Kabupaten Lampung Timur masih menjadi zona merah. 

"Seperti belum ada rilis perubahan, jadi Lampung Timur tetap menjadi zona merah," ujarnya. 

Lanjutnya, sesuai dengan Intruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Lampung Timur masih dalam level 3.

"Satgas tetap mengedepankan penerapan prokes 5 M dan sesuai instruksi mendagri yang baru, Lampung Timur masuk dalam level 3," ungkap Ketut. 

Baca juga: Airlangga Ungkap Strategi Perekonomian Tetap Tumbuh Saat PPKM

Ia juga menuturkan, Satgas Covid-19 Kabupaten Lampung Timur akan mengkaji guna mengeluarkan ketetapan baru demi memperketat lagi masyarakat. 

Baca juga: Ada 66 Kasus Baru Covid-19 di Lampung Timur

"Sedang diproses inbup yang baru, sesuai dengan instruksi mendagri yang baru yakni PPKM level 3, tapi satgas masih mengkajinya" tutupnya. ( Tribunlampung.co.id / Yogi Wahyudi )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved