Apa Itu
Apa Itu Enzim
Enzim tergolong senyawa yang penting bagi tubuh, khususnya untuk metabolisme tubuh. Simak apa itu enzim selengkapnya.
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Noval Andriansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Dalam pelajaran IPA, kata enzim beberapa kali sempat disinggung. Simak, penjelasan tentang apa itu enzim.
Umumnya, istilah ini akan keluar saat membahas proses metabolisme tubuh.
Pasalnya, enzim tergolong senyawa yang penting bagi tubuh.
Namun, apa itu enzim? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan selengkapnya berikut ini.
Merujuk Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian enzim dimaknai sebagai molekul protein kompleks yang dihasilkan oleh sel hidup.
Senyawa itu juga bekerja sebagai katalisator untuk mempercepat perubahan dalam berbagai proses kimia di dalam tubuh makhluk hidup.
Menurut R. Susanti dan Fidia Fibriana dalam buku Teknologi Enzim (2017) dikutip dari Kompas.com, enzim adalah katalis yang sifatnya khusus dan efisien.
Diketahui, enzim hanya dapat melakukan katalisasi pada reaksi kimia tertentu.
Baca juga: Apa Itu Turun Tangan dan Contoh Kalimatnya
Sebagai katalis, enzim membantu percepatan reaksi biologis.
Enzim dapat juga dikatakan sebagai biokatalisator yang mana berperan penting dalam seluruh reaksi biokimia di tubuh makhluk hidup.
Proses katalisasi yang dilakukan enzim ini berlangsung cepat, efisien, serta spesifik.
Pelczar dan Chan dalam karya ilmiah berjudul Skrining dan Uji Aktivitas Enzim Protease Bakteri dari Limbah Rumah Pemotongan Hewan (Putri, 2012) mengatakan bahwa enzim memegang peranan penting dalam proses pencernaan makanan maupun proses metabolisme zat-zat makanan dalam tubuh.
Hal itu karena fungsi enzim adalah mengurangi energi aktivasi, yaitu energi yang diperlukan untuk mencapai status
transisi (suatu bentuk dengan tingkat energi tertinggi) dalam suatu reaksi kimiawi.
Suatu reaksi yang di katalisis oleh enzim mempunyai energi aktivasi yang lebih rendah, dengan demikian membutuhkan lebih sedikit energi untuk berlangsungnya reaksi tersebut.
Enzim mempercepat reaksi kimiawi secara spesifik tanpa pembentukan hasil samping dan bekerja pada larutan dengan keadaan suhu dan pH tertentu.
Aktivitas enzim dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti konsentrasi enzim, konsentrasi substrat, suhu dan pH.
Terkait asal usulnya, enzim dapat diperoleh dari sel-sel hidup, seperti hewan, tanaman, maupun mikroorganisme.
Senyawa itu dapat bekerja baik untuk reaksi-reaksi yang terjadi di dalam sel maupun di luar sel.
Pemanfaatan enzim ini banyak ditemukan dalam dunia industri seperti industri makanan, deterjen, penyamakan kulit, kosmetik.
Selain itu, enzim juga sangat dibutuhkan dan sangat penting untuk respirasi, mencerna makanan, membangun otot, menghancurkan racun, dan lainnya.
Tidak hanya itu, enzim juga sangat berperan penting dalam proses metabolisme, sehingga tubuh dapat menghasilkan energi.
Baca juga: Apa Itu Kromosom yang Ada dalam DNA
Sifat-sifat enzim
Mengutip dari buku Teknologi Enzim (2017) karya Aji Sutrisno dalam Kompas.com, enzim memiliki lima sifat. Berikut sifat enzim, antara lain:
1. Enzim bersifat biodegradable
Artinya enzim dapat terurai secara biologis.
Enzim memiliki sifat yang aman dan lebih ramah lingkungan, karena merupakan bagian dari sistem kehidupan alamiah.
Apabila terdegradasi atau terkikis, enzim akan menghasilkan berbagai asam amino yang dapat diserap kembali oleh alam.
2. Enzim dapat digunakan secara berulang
Karena sifatnya biodegradable, enzim juga dapat digunakan secara berulang, sehingga lebih efisien.
Hal ini dikarenakan enzim tidak mengalami perubahan permanen dalam proses katalisis.
3. Enzim sifatnya khas atau spesifik
Artinya enzim hanya bekerja sesuai substratnya.
Sehingga enzim hanya cocok untuk satu atau sekelompok substrat yag fungsi serta susunannya kurang lebih hampir sama.
4. Enzim adalah biokatalisator
Enzim bisa mengubah kecepatan reaksi tanpa mengubah struktur dirinya sendiri.
Mengubah kecepatan ini berarti bisa memperlambat atau mempercepat reaksinya.
5. Enzim tidak ikut bereaksi
Enzim memiliki struktur yang sifatnya tetap atau tidak akan berubah.
Struktur enzim akan tetap sama, baik sebelum atau sesudah terjadinya reaksi.
Baca juga: Apa Itu Interaksi Antarruang
Hal ini karena enzim hanya mengubah kecepatan reaksi saja.
Itulah penjelasan mengenai apa itu enzim. ( Tribunlampung.co.id / Virginia Swastika )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/apa-itu-sel-dan-sejarah-penemuan-sel.jpg)