Berita Terkini Nasional

Akidi Tio Trending di Twitter, Warganet Sebut Orang Se-Indonesia Kena Prank

Hoaks bantuan penanganan Covid-19 bagi Sumatera Selatan sebesar Rp 2 triliun membuat nama Akidi Tio trending di Twitter, Senin (2/8/2021).

Ilustrasi. Hoaks bantuan sebesar Rp 2 triliun di Sumatera Selatan membuat nama Akidi Tio trending di Twitter, Senin (2/8/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PALEMBANG - Hoaks soal bantuan penanganan Covid-19 bagi Sumatera Selatan sebesar Rp 2 triliun membuat nama Akidi Tio trending di Twitter, Senin (2/8/2021).

Hingga pukul 15.31 WIB, cuitan soal Akidi Tio mencapai 7.412 tweet.

Mayoritas pengguna media sosial Twitter menyebut hibah Rp 2 triliun itu sebagai prank se-Indonesia.

Beberapa figur publik serta figur yang populer di platform media sosial ikut bersuara.

Baca juga: Hoaks Dana Hibah Rp 2 Triliun, Putri Bungsu Pengusaha Akidi Tio Jadi Tersangka

Mereka yang sebelumnya berdecak kagum dengan jumlah nominal yang disumbangkan keluarga mendiang Akidi Tio jadi berbalik arah.

Sebutan prank (lelucon) lebih menghiasi percakapan mereka.

Tak jarang, muncul komentar hingga membuat cuitan yang mengisahkan perubahan dari kagum jadi kesal.

"Ternyata prank gaes, haduh. *hapusinTwitPujianAkidiTioKemarinpembahasan," tulis komika Asep Suaji melalui @asepsuaji.

Banyak orang sampai menyebut ini sebagai prank yang paling berani.

Baca juga: Dana Hibah Rp 2 Triliun Disebut Bodong, Anak Pengusaha Akidi Tio Ditangkap Polda Sumatera Selatan

Pasalnya, keluarga mendiang Akidi Tio berani mendatangi Mapolda Sumsel untuk memberikan sumbangan yang ternyata tidak ada.

"Ini baru konten kreator, ngepranknya gak nangung" se-Indonesia:)," kata @pratama_iindraa.

"Yah panitia koor yang udah siap siap pegang duit kecewa banget ini wkwkwkwkwkwk," ujar @haadewh.

"Tangan kanan memberi tangan kiri mengonten," sebut @liyilyliy.

"Prank-nya Atta, Baim Wong, Raffi Ahmad, ga ada apa-apanya ini," jabar @tuanazrull.

"Ngeprank YouTuber (tanda silang), Ngeprank pemerintah (tanda centang)," kata @iqbaltaefur.

"Udah gua doain, malah ngeprank! Balikin doa gua!!" ujar @callmeHIRAETH kesal.

Meski demikian, ada yang sampai tak habis pikir dengan tindakan keluarga mendiang Akidi Tio yang mendatangi Mapolda Sumsel.

"Kok berani-beraninya ya. Ke Kapolda lagi. Emang dia pikir gak akan ada konsekuensinya? Jadi pengen tahu motifnya. Apalagi kabarnya Kapolda Sumsel itu teman lama keluarganya," tanya @eriemrn.

"Lah meskinya ada screning sebelum terima-terima sumbangan, apalagi nilainya sefantastis itu. Ada azas trust but verify (percaya tapi verifikasi) itu meskinya dilakukan sama lembaga sekelas kepolisian dalam konteks apapun!" kata @bro_handoko.

"Tanpa verifikasi, langsung diumumkan ke publik itu juga kesalahan. Yang umumkan mapolda lagi. Udah pasti rakyat percayalah," balas @erienmrn. ( Tribun Sumsel )

Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved