Berita Terkini Nasional
Warga Sinjai Tewas Ditebas Parang Temannya Sendiri Seusai Nyanyi Bareng
Seorang pria tewas ditebas parang oleh temannya sendiri saat setelah di rumah bernyanyi yang ada di Balangnipa Kecamatan Sinjai Utara Sulawesi Selatan
TRIBUNLAMUNG.CO.ID – Seorang pria tewas ditebas parang oleh temannya sendiri saat setelah di rumah bernyanyi, Selasa (3/8/2021).
Pria tersebut diketahui bernama A Irfal bin Thamrin (35) warga Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara, Sulawesi Selatan.
Kasat Reskrim Polres Sinjai, Iptu Abustam mengungkap, awalnya pelaku dan korban sempat sama-sama di rumah bernyanyi R-One di Jl KH Dewantara, Kelurahan Biringere, Sinjai Utara.
"Di rumah bernyanyi itu Pitung dan A Irfal adu mulut," ujarnya.
Usai cekcok di Rumah Bernyanyi R-One, keduanya memilih pulang.
Sekitar pukul 02.45 Wita, A Irfal menuju ke rumah rekannya Irma di lorong depan Warung Mantep Jl. Agus Salim, Sinjai.
Mereka mendatangi lokasi itu untuk berkumpul bersama teman-temannya.
Namun tidak berselang lama, Pitung datang dan langsung melakukan penganiayaan terhadap A Irfal.
Baca juga: Janda Dua Anak Ditemukan Tewas di Sungai Ende
Ia menggunakan senjata tajam jenis parang dengan membabi buta sehingga mengenai leher korban.
Usai menebas parang rekannya, Pitung dilaporkan meninggalkan lokasi kejadian.
Sedang korban dibawa oleh rekan-rekannya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai.
Namun nyawanya tidak dapat tertolong karena luka tebasan parang mengenai leher A Irfal cukup parah.
"Usai menebas parang rekannya, terduga pelaku Pitung masih tahap pengejaran," kata Kasat Reskrim Polres Sinjai Iptu Abustam.
Sedang korban telah dikebumikan siang tadi di pekuburan umum di Kecamatan Sinjai Utara.
Atas kaburnya terduga pelaku, polisi bekerja untuk menangkap Pitung hingga malam ini.
Baca juga: Pria di Jakut Tewas Mengenaskan Diserang Geng Motor
Polisi Kejar Pelaku
Polres Sinjai belum berhasil menangkap pelaku pembunuhan di Kecamatan Sinjai Utara.
Korban A Irfal bin Tamrin tewas diparangi oleh Pitung di Jl Agussalim, Selasa (3/8/2021).
Kasat Reskrim Polres Sinjai, Iptu Abustam mengatakan, korban dan pelaku sempat nyanyi bersama.
Keduanya bertemu di di Rumah Bernyanyi di R-One.
Setelah bernyanyi, keduanya terlibat adu mulut.
Belum diketahui motifnya hingga tiba-tiba cekcok orang bersahabat itu.
"Motifnya sementara didalami," kata Kasat Reskrim Polres Sinjai, Iptu Abustam.
Setelah cekcok di tempat itu, A Irfal meninggalkan rumah bernyanyi tersebut.
Sekitar pukul 02.45 Wita, A Irfal menuju ke rumah rekannya Imma di lorong depan Warung Mantep Jl. Agus Salim, Sinjai.
Korban mendatangi lokasi itu untuk berkumpul bersama teman-temannya.
Tidak berselang lama, Pitung datang dan langsung melakukan penganiayaan terhadap A Irfal.
Ia menggunakan senjata tajam jenis parang dengan membabi buta sehingga mengenai leher korban.
Usai menebas parang rekannya, Pitung meninggalkan lokasi kejadian.
Sedang jenazah A Irfal telah dikebumikan siang tadi di pekuburan umum di Kecamatan Sinjai Utara.
Atas peristiwa itu polisi masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi yang ikut melihat aksi pemarangan itu.
Usai memarangi A Irfal, Pitung kabur dari lokasi kejadian.
Polisi juga belum menemukan Pitung di rumahnya di Jl Dr Sutomo, Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara.
Keluarga Tak Terima
Keluarga A Irfal bin Tamrin (35) meminta pihak kepolisian segera menangkap pelaku pembunuhan Pitung.
A Irfal bin Tamrin tewas setelah ditebas parang oleh Pitung di Sinjai Utara, Selasa (3/8/2021).
"Kami atas nama keluarga tidak terima kejadian ini. Kami minta polisi segera tangkap pelaku," ujar keluarga korban, Andi Azis Soi.
Mantan Kepala Desa Bua, Kecamatan Tellulimpoe ini menegaskan jika polisi tak bisa menangkap pelaku maka mereka akan menangkapnya.
"Kalau Pak polisi tidak bisa menangkapnya, kami akan melakukan penangkapan kepada pelaku," tegas Azis Soi.
Kasat Reskrim Polres Sinjai, Iptu Abustam mengungkapkan, kedua pelaku sempat sama-sama di rumah bernyanyi Jl KH Dewantara, Kelurahan Biringere, Sinjai Utara.
"Di rumah bernyanyi itu Pitung dan A Irfal terlibat adu mulut," katanya.
Usai cekcok di Rumah Bernyanyi R-One, keduanya langsung pulang.
Sekitar pukul 02.45 Wita, A Irfal menuju ke rumah rekannya Irma di lorong depan Warung Mantep Jl. Agus Salim, Sinjai.
Mereka mendatangi lokasi itu untuk berkumpul bersama teman-temannya.
Namun tidak berselang lama, Pitung datang dan langsung melakukan penganiayaan terhadap A Irfal.
Ia menggunakan senjata tajam jenis parang dengan membabi buta sehingga mengenai leher korban.
Usai menebas parang rekannya, Pitung dilaporkan meninggalkan lokasi kejadian.
Sedang korban dibawa oleh rekan-rekannya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai.
Namun nyawanya tidak dapat tertolong karena luka tebasan parang mengenai leher A Irfal cukup parah.
" Usai menebas parang rekannya, terduga pelaku Pitung masih tahap pengejaran," kata Kasat Reskrim Polres Sinjai Iptu Abustam.
Sedang korban telah dikebumikan siang tadi di pekuburan umum di Kecamatan Sinjai Utara.
Atas kaburnya terduga pelaku, polisi bekerja untuk menangkap Pitung hingga malam ini. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/keluarga-pria-40-tahun-di-lampung-yang-tewas-di-rumah-tolak-autopsi.jpg)