Breaking News:

Lampung Barat

Disbunnak Lampung Barat Berikan Bantuan Mesin Huller ke 5 Poktan

Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Lampung Barat akan memberikan bantuan 5 unit mesin Huller (mesin pengupas kulit kopi).

Penulis: Nanda Yustizar Ramdani | Editor: Dedi Sutomo
HO
Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan Disbunnak Lampung Barat Sumarlin 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG BARAT - Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Lampung Barat akan memberikan bantuan 5 unit mesin Huller (mesin pengupas kulit kopi).

Bantuan mesin Huller tersebut akan disalurkan kepada 5 kelompok tani (Poktan).

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan Disbunnak Lampung Barat Sumarlin, Jumat (6/8/2021).

"Tujuan penyaluran bantuan mesin Huller itu untuk membantu kelompok tani dalam meningkatkan kualitas dan menurunkan biaya operasional," kata dia.

Menurutnya,  bantuan 5 unit mesin Huller itu menggunakan dana yang bersumber dari APBD Lampung Barat tahun 2021.

Untuk poktan penerima, telah lama dibentuk dan memang benar-benar membutuhkan mesin Huller tersebut.

Baca juga: Komisi I DPRD Metro Lampung Dukung Program di Diskominfo

Poktan yang akan menerima bantuan yakni, Poktan Cinta Karya Pekon Suka Jaya Kecamatan Sumber Jaya, Poktan Karya Sepakat Pekon Sebarus Kecamatan Balik Bukit.

Lalu, Poktan Bina Usaha Pekon Padang Cahya Kecamatan Balik Bukit, Poktan Usaha Baru Pekon Bumi Jaya Kecamatan Sukau, dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Gemilang Pekon Canggu Kecamatan Batu Brak.

Sumarlin mengungkapkan, bantuan tersebut direncanakan akan disalurkan pada Minggu kedua Agustus 2021 ini.

"Mesin Huller ini kegunaannya untuk menghilangkan kulit kopi yang sudah kering," kata Sumarlin.

"Mesin ini juga dapat meningkatkan keseragaman mutu biji kopi, pengoperasiannya gak rumit, ditambah hemat bahan bakar," ujarnya menambahkan.

Dengan adanya bantuan tersebut, dirinya berharap dapat membantu para petani dalam mengelola hasil panen kopinya secara lebih efektif dan efisien.

Sumarlin juga berharap, biaya operasional yang dikeluarkan petani lebih rendah dibandingkan sebelum memakai mesin Huller tersebut. ( Tribunlampung.co.id / Nanda Yustizar Ramdani )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved