Breaking News:

152 Polisi yang Ikut Misi Perdamaian PBB Akan Jalani Pembaretan di Tegal Mas Lampung

Menjelang Pembaretan Satgas 3 Minusca yang akan dilaksanakan di Tegal Mas, pasukan Peacekeepers Polri masih terus mematangkan pelatihan.

Editor: Andi Asmadi
ISTIMEWA
Brigjen Pol Krishna Murti 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sebanyak 152 polisi yang tergabung dalam tim Garuda Polri akan mengikuti misi perdamaian PBB di Afrika Tengah.

Mereka akan mengikuti acara pembaretan di Pulau Tegal Mas, Lampung, 23-29 Agustus 2021.

Dikutip dari Humas Polri, Kamis (19/8), Kepala Biro Misi Internasional Divisi Hubungan Internasional (Karomisinter Divhubinter) Polri Brigjen Pol Krishna Murti mengungkapkan, Peacekeeper Polri merupakan representasi instansi dan negara dalam menjalankan misi perdamaian dunia ditengah pandemi Covid-19.

Sesuai dengan mottohonneur-loyaute-humanite(kehormatan-loyalitas-kemanusiaan), Satgas Garbha FPU 3 Minusca menjadi salah satu kebanggan Polri dan Indonesia pada misi Internasional.

“Kita terus memberikan pelatihan secara maksimal sampai pasukan Garuda Polri ini tangguh dan juga memahami misi yang mereka emban nanti di Afrika Tengah,” kata Krishna Murti yang mantan Wakapolda Lampung ini.

“Seluruh tehnik sampai dengan Bahasa dan budaya harus mereka pahami. Menjelang pembaretan ini, kami ingin seluruh Anggota yang terpilih ini siap untuk melaksanakan Misi Perdamaian PBB ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Baca juga: Effendi Gazali Terpesona Lihat Pariwisata Lampung, Sebut Tegal Mas Ibarat Maldives Tapi Lebih . . .

Polri terus mempersiapkan pasukan Garuda Polri yang akan mengemban tugas dalam melaksanakan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam menjaga ketertiban dunia.

Personel polisi pilihan terbaik dari seluruh jajaran kepolisian se-Indonesia itu telah melaksanakan Latihan Prapenugasan (Latpragas) FPU 3 MINUSCA (United Nation Mission Integrated Multidimensional Stabilization in Central African Republic), yang dimulai sejak awal tahun 2021 ini dengan tetap menegakkan protokol kesehatan (Prokes) di tengah pandemi Covid-19.

Menjelang Pembaretan Satgas 3 Minusca yang akan dilaksanakan di Tegal Mas, pasukan Peacekeepers Polri masih terus mematangkan pelatihannya di Pusdiklat Lantas Polri, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (18/8).

Pematangan kali ini dengan melaksanakan ujian Bahasa Prancis yang merupakan bahasa umum yang digunakan masyarakat Afrika Tengah.

PBB mengirim langsung utusannya sebagai tim penguji Bahasa Inggris dan juga Prancis kepada Tim Garuda. Mereka adalah Kolonel Dridi Aymen dari Tunisia dan Letnan Satu Top Penda dari Senegal. Ujian mengedepankan pembicaraan (speaking), mendengarkan (listening) dan juga menulis (writing).(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved