Pencurian di Bandar Lampung
Pelaku Pencuri Kursi Antik di Bandar Lampung Jual Hasil Curian di Facebook
Pelaku pencuri spesialis kursi antik jual hasil curian lewat media sosial ini dilakukan agar kursi jati hasil curian cepat terjual dengan harga miring
Penulis: joeviter muhammad | Editor: Hanif Mustafa
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pelaku pencuri spesialis kursi antik jual hasil curian lewat media sosial Facebook.
Hal tersebut agar kursi jati hasil curian cepat terjual.
Di Facebook, satu pasang kursi ditawarkan oleh tersangka Yogi (24) dan rekannya Anggi (32) dengan harga miring.
"Satu pasang (dua kursi jati) saya jual Rp 700 ribu," kata Yogi, saat diamankan di Mapolsek Tanjung Senang, Kamis (19/8/2021).
Menurut Yogi hasil penjualan tersebut dibagi dua. Sehingga masing masing pelaku kebagian jatah Rp 350 ribu.
"Jualnya COD, saya posting di Facebook nanti kalau ada yang mau beli bisa cek barang di rumah," kata Yogi.
Sementara Anggi, mengaku tergiur ajakan Yogi lantaran tidak punya kerjaan tetap. Sementara dua anaknya diakui butuh biaya makan.
Menurutnya, sebelum menganggur dirinya bekerja sebagai ojek online.
"Akun ojek saya sudah mati," kata Anggi.
Baca juga: BREAKING NEWS Kawanan Pencuri Spesialis Kursi Antik di Bandar Lampung Diciduk Polisi
Anggi mengaku tetap menjadi ojol dengan meminjam akun temannya Yogi. Dengan menjadi ojol, Anggi juga mengaku memanfaatkan untuk survey lokasi target pencurian.
"Jadi siang nya saya ngojek, malam sekitar jam 12 baru saya ke rumah Yogi. Dari rumah Yogi kita menuju rumah target yang sudah saya survei sebelumnya," kata Anggi.
Sasar 13 Rumah
Aksi pencurian kursi yang dilakukan kawanan Yogi (24) dan Anggi (32) sudah berjalan sejak satu bulan terakhir.
Berdasarkan pengakuan tersangka, pencurian yang dilakukan tersebut sudah menyasar 13 rumah warga di wilayah hukum Polsek Tanjung Senang.
Kapolsek Tanjung Senang Ipda Rosali mengatakan, dari 13 TKP yang diakui tersangka sebagian besar sudah dilaporkan oleh korban nya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/pelaku-pencuri-kursi-antik-di-bandar-lampung-jual-hasil-curian-di-facebook.jpg)