Breaking News:

Universitas Muhammadiyah Metro

Drs Anak Agung Oka UM Metro : Signifikan Peran Mahasiswa bagi Kemajuan Perguran Tinggi

Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Sumatera Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) Versi Kemdikbudristek.

ist
Drs. Anak Agung Oka, M.Pd. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO -Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Sumatera Universitas Muhammadiyah Metro ( UM Metro ) Versi Kemdikbudristek.

Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang diluncurkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi memberikan peluang besar-besaran bagi mahasiswa untuk semakin tumbuh dan berkembang baik dalam aspek non-teknis (soft-skills) maupun aspek teknis (hard-skills).

Semua perguruan tinggi mulai dituntut untuk mengadaptasi perubahan kurikulum MBKM ini ke dalam kurikulum Program Studi yang akan berdampak pada aktivitas pembelajaran termasuk sepak terjang mahasiswa.

Mahasiswa yang sigap dalam menyambut program MBKM ini akan menjadi sosok yang berkemajuan yang tidak hanya memberikan efek bagi dirinya sendiri, namun juga bagi perguruan tinggi tempat di mana ia bernaung.

Meski sejatinya pengembangan kurikulum merupakan hak progratif perguruan tinggi, namun perguruan tinggi harus tetap memperhatikan acuan Standar Nasional Pendidikan Tinggi yang tertuang dalam Permendikbud No.3 Tahun 2020 di mana pengembangan kurikulum seharusnya menghantarkan mahasiswa untuk mampu menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan tertentu serta membentuk budi pekerti luhur sehingga dapat berkontribusi untuk menjaga nilai-nilai kebangsaan, kebhinekaan, serta mendorong semangat kepeduliaan kepada sesama bangsa dan umat manusia untuk meningkatkan kesejahteraan sosial yang berkeadilan serta kejayaan bangsa Indonesia.

Hal ini tentu sejalan dengan program MBKM yang akan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk terus tumbuh.

BACA JUGA : UM Metro Raih PTS No 1 di Sumatera Versi Kemdikbudristek 2020

Setidaknya ada delapan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang sudah dibuat oleh Kemdikbud Ristek dewasa ini yakni Pertukaran Pelajar, Magang/Praktik Kerja, Asisten Mengajar di Satuan Pendidikan, Penelitian/riset, Proyek Kemanusiaan, Kegiatan Wirausaha, Studi/Proyek Independen, dan Membangun Desa/Kuliah Kerja Nyata Tematik. Sampai saat ini mahasiswa Universitas Muhammadiyah Metro baru mengikuti tiga dari delapan program tersebut yakni Kampus Mengajar, Pertukaran Pelajar/Mahasiswa, dan Program Magang. Tentu hal ini sangat membanggakan bagi UM Metro.

Mahasiswa UM Metro menunjukkan kesiapannya menyambut program yang spetakuler ini baik secara mental maupun materil. Selain itu, kesuksesan sekelompok mahasiswa UM Metro yang telah berhasil menuntaskan program kampus mengajar di Angkatan 1 juga berhasil mendorong mahasiswa UM Metro lainnya untuk mengikuti kegiatan yang sama di Angkatan 2.

Apabila budaya ini terus berlanjut, maka bukan tidak mungkin kedelapan program yang digagas Kemdikbud tersebut akan disambut dan dilaksanakan oleh mahasiswa UM Metro dengan sangat baik sehingga persentase pemeringkatan perguruan tinggi bagi UM Metro di bidang kemahasiswaan juga akan terus naik.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved