Berita Terkini Nasional
Garut Diguncang Gempa Bumi Tektonik Jelang Subuh, Belum Ada Laporan Kerusakan
Insiden gempa bumi tektonik mengguncang Garut dan sekitarnya pada Senin 23 Agustus 2021 tepatnya pukul 04:13:04 WIB jelang waktu subuh.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDUNG - Insiden gempa bumi tektonik mengguncang Garut dan sekitarnya pada Senin 23 Agustus 2021 tepatnya pukul 04:13:04 WIB jelang waktu subuh.
Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa bumi tektonik tersebut berkekuatan M=4,9.
Sementara episenter gempa terletak pada koordinat 8.32 LS dan 107.58 BT.
Tepatnya berlokasi di laut pada jarak 93 km Barat Daya Garut, pada kedalaman 1 kilometer.
Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hendro Nugroho, mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal.
Hal tersebut akibat aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.
"Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG."
"Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Pangandaran, Cijulang, Tasikmalaya, Pameungpeuk, Ciamis, Bungbulang, dan Cisompet.
Baca juga: BMKG Lampung Sebut Gempa Bumi di Tanggamus Berkekuatan Magnitudo 5,3
"Kemudian, Ciparanti, Cikalong dan Cijagra dengan Skala Intensitas III MMI atau getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu," kata Hendro Nugroho dalam siaran tertulis.
"Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut," ujarnya.
Hingga pukul 06:00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.
Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dan Tribunnews.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/breaking-news-kurang-24-jam-terjadi-3-kali-gempa-bumi-di-tanggamus.jpg)