Apa Itu
Apa Itu Satelit dan Fungsi Satelit Bagi Manusia
Berikut penjelasan mengenai Apa Itu Satelit dan fungsi Satelit bagi kehidupan manusia.
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Kiki Novilia
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Ketika membahas mengenai Apa Itu Satelit, tak jarang yang akan terlintas di kepala pertama kali adalah bulan.
Hal itu karena bulan merupakan Satelit dari Bumi.
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menyebutkan satu di antara pengertian Satelit sebagai bintang siarah yang mengedari bintang siarah yang lebih besar.
Contohnya adalah bulan yang diketahui mengorbit atau mengitari planet Bumi.
Ternyata, Satelit bisa dibedakan menjadi dua macam, yaitu Satelit alami dan Satelit buatan.
Baca juga: Apa Itu Rantai Makanan, Berikut Contoh Rantai Makanan
Satelit alami merupakan Satelit yang berasal dari alam, seperti bulan terhadap Bumi dan Bumi terhadap matahari.
Sementara Satelit buatan adalah Satelit yang sengaja dibuat dan ditempatkan dalam orbit untuk keperluan tertentu.
Umumnya, satelit buatan manusia bisa mengorbit mengelilingi Bumi karena memiliki keseimbangan dengan gaya gravitasi bumi.
Masing-masing satelit diketahui memiliki jalur orbitnya masing-masing sesuai dengan tujuan dan fungsi setiap satelit.
Satelit buatan manusia pertama kali ditemukan pada tahun 1957 di Rusia. Nama satelit tersebut adalah Sputnik 1.
Baca juga: Apa itu kalimat interogatif, Jenis hingga Contoh Kalimat Interogatif
Sedangkan satelit pertama buatan Amerika Serikat diluncurkan pada tahun 1958 dengan nama Explorer 1.
Ternyata Satelit memiliki fungsi yang penting bagi kehidupan manusia.
Dikutip dari NASA, berikut adalah fungsi Satelit bagi kehidupan manusia.
1. Melihat lebih jauh gambaran bumi
Satelit mampu terbang jauh di atas permukaan bumi.
Jadi Satelit mampu melihat gambaran bumi dengan lebih luas untuk memahami lebih jauh tentang bumi.
Satelit mampu terbang tinggi melalui awan dan molekul yang terdapat pada atmosfer.
Melalui satelit, NASA mampu mempelajari awan, daratan, lautan, dan es di kutub Bumi.
Satelit juga mampu mengumpulkan informasi mengenai gas apa saja yang terkandung di dalam atmosfer, seperti karbon dioksida.
Informasi ini sangat bermanfaat dan membantu peneliti untuk memprediksi cuaca dan iklim.
Ini akan membantu petugas terkait untuk mempersiapkan bencana alam yang mungkin terjadi.
Lebih jauh lagi, informasi ini akan bermanfaat untuk petani untuk memperkirakan kapan waktu tanam dan panen yang tepat.
Selain itu, Satelit juga bisa menangkap gambar dunia di luar angkasa seperti gambar planet lain, bintang, dan benda langit lainnya.
Melalui informasi dari Satelit, NASA bisa mengetahui jika ada tanda-tanda kehidupan di planer lain seperti Mars dan Venus.
2. Komunikasi
Satelit memiliki fungsi untuk meneruskan sinyal komunikasi telepon serta sinyal tayangan televisi di seluruh dunia.
Sebelum adanya Satelit, sinyal televisi dan komunikasi hanya bisa diteruskan lurus, bahkan tidak bisa melewati gedung-gedung tinggi.
Namun, sejak ada Satelit, menonton televisi dari belahan bumi yang lain dan berkomunikasi dengan orang yang sangat jauh sekalipun menjadi mungkin.
3. Menentukan lokasi
Terdapat lebih dari 20 satelit yang tergabung dalam Global Positioning System (GPS).
Satelit akan membantu menentukan lokasi berada melalui penerima sinyal GPS, seperti yang ada pada ponsel.
Baca juga: Apa Itu Mimikri, Pertahanan Hidup Hewan
Itulah penjelasan mengenai Apa Itu Satelit dan fungsi Satelit. ( Tribunlampung.co.id / Virginia Swastika )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/arti-mimpi-melihat-bulan-kembar-hati-hati-pertanda-buruk.jpg)