Berita Terkini Nasional

Pesawat Batik Air Mendarat Darurat, Roda Depan Pesawat Pecah

Pesawat Batik Air mendarat darurat di Bandara Kualanamu Sumut pukul Minggu 29 Agustus 2021  jam 11.45 WIB.

Editor: taryono
(TRIBUN JAMBI/IST)
Pesawat Batik Air nomor penerbangan ID 6803 rute Jambi-Jakarta itu terpaksa melakukan Return To Base (RTB) setelah 20 menit terbang karena mengalami kerusakan pada roda depan. (TRIBUN JAMBI/IST) 

Sebelumnya, Corporate Communications Strategic Batik Air Danang Mandala Prihantoro mengatakan, pilot memutuskan untuk mendarat darurat karena diduga ada masalah di mesin pesawat.

"Pilot memutuskan untuk melakukan pengalihan pendaratan (divert) ke bandar udara internasional kualanamu dikarenakan ada indikator pada kokpit yang menunjukkan komponen pada salah satu mesin pesawat perlu dilakukan pengecekan," kata Danang dalam keterangan tertulisnya.

Menurut Danang, pesawat jenis Airbus 330-300 itu sudah menjalani serangkaian pemeriksaan sebelum terbang dan dinyatakan layak terbang.

Pendaratan darurat juga disebut berlangsung secara normal.

Saat ini, 271 penumpang pesawat tersebut diminta menunggu di Bandara Kualanamu.

Kerusakan parah pada roda bagian depan.

Pesawat udara Batik Air seri Air Bus A-330 yang mengangkut ratusan penumpang dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar tujuan Jakarta, pada Ahad (29/8/2021) siang sekira pukul 11.45 WIB mendarat darurat di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Berdasarkan informasi yang diterima wartawan ANTARA Biro Aceh, Teuku Dedi Iskandar yang ikut dalam penerbangan ini, pesawat dengan registrasi PK-LEL tersebut diduga mengalami gangguan teknis di dalam mesin.

Sebelumnya diberitakan, pesawat Batik Air mendarat darurat di Bandara Sultan Thaha Jambi, Sabtu (6/3/2021) pukul 13.51 WIB.

Pesawat Batik Air nomor penerbangan ID 6803 rute Jambi-Jakarta itu terpaksa melakukan Return To Base (RTB) setelah 20 menit terbang.

Di mana pesawat Batik Air itu mengalami kerusakan parah pada roda bagian depan.

Dikutip dari TribunJambi, hingga pukul 22.00 pesawat yang ban depannya rusak parah itu masih berada di landasan pacu, tempat pesawat mendarat darurat.

Sumber Tribun mengatakan melihat roda depan pesawat memang pecah, sesuai foto yang beredar.

"Ia benar, itu foto kondisi roda yang pecah," kata sumber yang minta namanya tidak dituliskan, Sabtu (6/3/2021) malam.

Ia menjelaskan, informasi yang ia dapat, pihak maskapai menunggu teknisi dari Batam.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved