Breaking News:

Tulangbawang

Buronan Kasus Pembunuhan Sadis Ditembak Mati Polisi Tulangbawang Lampung

Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Tulangbawang menembak mati buronan kasus pembunuhan berencana

Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: soni
Pixabay/Rudy and Peter Skitterians
Ilustrasi pistol. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Tulangbawang menembak mati buronan kasus pembunuhan berencana yang terjadi di wilayah Kecamatan Dente Teladas pada 2020 lalu.

Tersangka adalah Sahmin alias Amin warga Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Dia tewas setelah empat tembakan petugas bersarang di tubuhnya dalam penggerebekan dilokasi persembunyiannya di Desa Tanjung Menang, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, Senin (30/08) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan dan Kanibal di Prancis Ditembak Mati Polisi, Korban Remaja 13 Tahun

Kasat Reskrim Polres Tulangbawang AKP Sandy Galih Putra, mengatakan Sahmin tewas dalam upaya penangkapan tersangka di lokasi persembunyiannya.

Petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur lantaran tersangka melakukan perlawanan yang membahayakan petugas.

Ketika hendak ditangkap, buronan yang terlibat kasus pembunuhan berencana  dan pembakaran rumah milik warga di Kecamatan Dente Teladas tahun 2020 itu memberikan perlawanan dengan melepaskan satu kali tembakan ke arah petugas. 

"Pelaku melawan dan sempat menembak dengan senjata api rakitan 1 kali. Anggota terpaksa melakukan tindakan tegas dengan melakukan tembakan sebanyak 4 kali yang mengenai dada dan kaki," kata Sandy, Selasa (31/08) siang.

Usai baku tembak yang berakhir dengan robohnya tersangka karena terkena tembakan petugas, polisi sempat berupaya memberikan pertolongan dengan melarikan tersangka ke rumah sakit terdekat. 

Namun, upaya itu gagal lantaran tersangka meninggal dunia di perjalanan. 

Dari penangkapan itu, polisi menyita barang bukti berupa dua pucuk senjata api rakitan jenis revolver, senjata tajam, dan sepeda motor. 

Selain itu, polisi juga menyita empat butir amunisi kaliber 9, lima butir amunisi SS1 kaliber 5,56, dan satu butir selongsong amunisi kaliber 9.

Kata Sandy, jenazah tersangka telah dibawa pulang pihak keluarga dari RSUD Menggala untuk di makamkan. ( Tribunlampung.co.id / endra zulkarnain )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved