Berita Terkini Nasional
Danu Dicurigai Sering Datang ke Rumah Korban Pembunuhan di Subang: Kapan Semua Ini Berakhir
Orang-orang dekat dan keluarga yang dekat dengan korban pembunuhan di Subang sejak awal dicurigai polisi sebagai pelaku pembunuhan.
TRIBUNLAMPUNG..CO.ID -- Orang-orang dekat dan keluarga yang dekat dengan korban pembunuhan di Subang sejak awal dicurigai polisi sebagai pelaku pembunuhan.
Kini muncul nama Danu yang disebut-sebut sering bertandang ke rumah korban saat malam hari.
Danu merupakan keponakan Tuti, korban pembunuhan sadis yang juga istri Yosef.
Informasi soal Danu pertama kami dilontarkan Yosef yang selama ini telah dijadikan saksi oleh polisi.
Yosef, mengatakan bahwa Danu memiliki akses masuk ke rumah. Yosef juga mengutarakan kalau Danu sering kali bertamu malam-malam ke rumah Tuti.
Baca juga: UPDATE Pembunuhan di Subang: Jejak Postingan Dhanu yang Dihapus Terbongkar
Tak dijelaskan memang maksud tujuan Danu sering datang ke rumah Tuti dan Yosef pada malam hari.
Indikasi ini bukan tanpa dasar. Dari hasil olah TKP, menurut Polisi tak ada kerusakan atau upaya paksa di pintu rumah Tuti.
Kapolres Subang, AKBP Suharni menyatakan, kuat dugaan pelakunya adalah orang dekat korban karena pelaku bisa leluasa masuk rumah tanpa merusak pintu atau jendela.
Selain itu, polisi berkesimpulan kematian anak dan ibu tersebut tidak terkait kasus perampokan.
"Hasil cek TKP, bahwa pintu masuk dan belakang area masuk tidak terjadi kerusakan pintu seperti pencongkelan. Diperkirakan tidak ada motif pencurian, karena tidak tidak ada barang berharga hilang kecuali ponsel korban," kata Kapolres Subang AKBP Sumarni.
Baca juga: Lelah Diperiksa Kasus Pembunuhan Ibu Anak di Subang, Yosef Ingin Fokus Urus Yayasan
"Diduga pelaku ini mengenal dengan korban dan sudah mengetahui situasi dari dalam rumah korban," tambahnya.
Pada Rabu (1/9/2021) kuasa hukum Yosef, Rohman Hidayat menceritakan soal pemilik kunci rumah Tuti.
Menurut Rohman dari pengakuan Yosef, yang memiliki kunci rumah antara lain Tuti, Amalia Mustika Ratu, Yosef dan Yoris.
Selain itu menurut Rohman Hidayat, keponakan Tuti, Danu juga memiliki akses masuk ke rumah Tuti.
"Pak Yosef kepada saya berbicara bahwa salah satu dari keluarga korban itu yang memiliki akses datang ke rumah selain kedua korban, anak tertuanya Yoris dan pak Yosef sendiri," ucap Rohman Hidayat.
Tak sampai di situ saja, berdasar keterangan Yosef, kata Rohman, Danu juga sering kali datang pada malam hari.
"Saksi lainnya itu sering datang ke rumah malam-malam, saya kurang tau jelas, memang sudah biasa aja bahwa D sering datang ke rumah, itu menurut keterangan Yosef, ya," ujarnya.
Tiga hari berselang, Yosef kemudian dipanggil lagi oleh penyidik di Polres Subang.
"Iya rencananya hari ini Sabtu (4/9/2021) Pak Yosef dipanggil lagi oleh penyidik Satreskrim Polres Subang," kata Kuasa Hukum Yosef, Rohman Hidayat.
Beda dari pemanggilan sebelumnya, Yosef kini diperiksa tidak dengan istri mudanya, Mimin.
Menurut Rohman, Yosef diperiksa bersama Yoris dan Danu.
"Hari ini dipanggil pak Yosef beserta anaknya Yoris dan dari Yayasan Bina Prestasi Nasional, saksi atas nama Danu. Untuk materinya belum tahu," kata Rohman Hidayat.
Rohman mengatakan pemeriksaan kali ini beragenda mengkonfrontir keterangan Yosef dengan Yoris dan Danu.
"Yang pasti pemanggilannya untuk dikonfrontir dengan keterangan saksi Yoris dan D," katanya.
Di tanggal yang sama, saat tengah malam Danu menulis status di akun Facebooknya.
Status Danu kali ini menginsyaratkan terkait dengan intensitas pemeriksaan yang dijalani dalam kasus pembunuhan Tuti dan Amalia Mustika Ratu.
Danu memilih untuk sabar sambil menunggu hasil penyelidikan Polisi dalam mengungkap pembunuh Tuti dan Amalia Mustika Ratu.
"Sabar sambil menunggu hasilnya," tulis Danu di akun Facebook Sergio.
Tak hanya kali ini saja, sebelumnya pun Danu menulis status.
Danu seakan sudah lelah dalam menghadapi pemeriksaan polisi untuk mengungkap pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang.
"Kapan semua ini berakhir Tuhan," tulis Danu.
Dilaporkan wartawan lapangan Kompas TV ketika meliput pemeriksaan saksi pembunuhan di Subang, sosok D juga memiliki hubungan dekat dengan Yosef.
"Ada saksi baru yang berinisial D, yang merupakan keponakan korban dan juga orang yang cukup memiliki hubungan dekat dengan suami korban," ungkap jurnalis Kompas TV, Hendri Irawan, Rabu (1/9/2021).
Ketika TribunnewsBogor.com mencoba bertanya hubungan D dengan Tuti dan Yosef, pengacara tampak bungkam.
Rohman ternyata tak mau menjawab soal informasi yang menyebut bahwa D adalah keponakan Tuti.
"Wah, tanya penyidik aja," kata Rohman Hidayat ketika dihubungi TribunnewsBogor.com lewat pesan WhatsApp.
Rohman juga enggan memberi penekanan bahwa D adalah saudara Tuti.
"Tanya penyidik saja, itu substansi penyidik," kata Rohman Hidayat.
Postingan Danu jadi sorotan
Postingan-postingan Dhanu, keponakan Tuti Suhartini korban pembunuhan di Subang jadi sorotan setelah identitasnya terkuak.
Sosok misterius inisial D dalam kasus pembunuhan di Subang yang disebut-sebut sering datang malam-malam ke rumah korban Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu akhirnya terkuak.
Pria inisial D yang sempat dicurigai Yosef adalah Dhanu, keponakan Tuti Suhartini.
Menurut Yosef, Dhanu juga punya kunci sehingga bisa mengakses rumah Tuti dan Amalia. Selain Dhanu, Yosef dan anak sulung Tuti yakni Yoris juga punya kunci rumah.
Dhanu juga sempat diperiksa hingga dini hari oleh pihak Satreskrim Polres Subang.
Baca juga: Update Pembunuhan Ibu Anak di Subang, Sang Suami Yosef Gelagapan Saat Dimintai Keterangan
Setelah sosoknya terkuak, banyak netizen yang penasaran dan mencari tahu media sosial milik Dhanu tersebut. Jejak dan cuitannya di media sosial pun tak lupa dari sorotan.
Dikutip dari Tribun Lampung, meski nama akunnya disamarkan pakai nama lain, namun jejak Dhanu di media sosial ini berhasil ditemukan.
Keponakan Tuti ini ternyata cukup rajin menuliskan cuitan dan postingannya di akun Facebook.
Pasca kasus pembunuhan Tuti dan Amalia jadi pemberitaan dimana-mana, Dhanu curhat ingin agar masalahnya cepat selesai. Keponakan Tuti ini juga berharap agar hasil penyelidikan polisi segera diungkap.
"Kapan semua ini berakhir ya Tuhan," tulisnya.
Artikel ini telah tayang di bogor.tribunnews.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/tkp-pembunuhan-di-subang-dan-yosef.jpg)