Berita Terkini Nasional

Korban Pembunuhan Merintih Pilu pada Ayahnya: Sakit Pak, Ini di Leher Sakit

Sang ayah bahkan menamani putrinya saat menghadapi maut yang datang menjemputnya hingga nafas terakhir. 

Tayang:
Tribunlampung/Wakos
ILUSTRASI TKP pembunuhan. Permintaan terakhir istri sebelum meninggal dibunuh suaminya di Garut, Jawa Barat. Korban Mimin (25) sempat mengungkap keinginan terakhirnya pada sang ayah. 

"Sakit pak ini di leher sakit katanya, saya bilang sabar ya dede sabar," ungkapnya.

Saat di puskesmas Mimin akhirnya meninggal dunia dalam pelukan ayahnya sendiri.

Edi saat itu tidak mempedulikan baju yang dipakai sudah basah dengan darah yang terus menerus keluar dari tubuh anaknya itu.

Sang ayah jadi saksi dan turut merasakan sakaratul maut menghampiri anaknya yang sedang dalam pelukan.

"Darah di baju saya banyak, saya udah gak peduli, terakhir dia masih minta minum, saya pegangi tangannya, pelan-pelan denyut nadinya melambat kemudian hilang," ungkapnya.

Mimin meninggal dunia pukul 15.30 WIB akibat luka tusukan di sekujur tubuhnya.

Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan berdasarkan dari keterangan saksi, kasus perampasan nyawa itu dilatarbelakangi kesulitan ekonomi.

"Motif utama nya menurut keterangan saksi adalah faktor ekonomi dalam kurun waktu beberapa belakangan ini ada kesulitan ekonomi," ujarnya di depan awak media, Kamis (9/9/2021).

AKBP Wirdhanto Hadicaksono menjelaskan kesulitan ekonomi yang dialami keluarga korban menyebabkan percekcokan diantara keduanya.

Sebelum melakukan penusukan pelaku diketahui membenturkan kepala korban ke dinding kamar.

"Suaminya tersebut membenturkan kepala istrinya ke tembok dan kemudian sempat melakukan penusukan sebanyak lima kali, " ungkapnya.

Teriakan Anak

Siang menjelang sore, suasana sunyi di sebuah kampung di Selaawi, Garut dipecahkan oleh suara teriakan seorang anak.

Anak tersebut menyaksikan pemandangan yang menyayat hati.

Di dalam rumah, yang terletak di Kampung Cibingbin, Desa Cirapuhan, Kecamatan Selaawi, sang anak melihat ibunya tengah dianiaya oleh ayahnya. Kondisinya sudah berdarah-darah. Si anak yang panik berlari ke luar rumah dan berteriak.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved