Apa Itu
Apa Itu Westernisasi
westernisasi adalah proses pengambilalihan unsur-unsur kebudayaan barat tanpa melalui proses pertimbangan sesuai dengan kultur bangsa atau tidak.
Penulis: Reni Ravita | Editor: taryono
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Dalam buku Pengantar Ringkas Sosiologi (2020) karya Elly M. Setiadi, dijelaskan bahwa westernisasi adalah proses pengambilalihan unsur-unsur kebudayaan barat secara membabi buta tanpa melalui proses pertimbangan apakah unsur-unsur kebudayaan barat tersebut sesuai dengan kultur bangsa atau tidak.
Pembahasan apa itu westernisasi berkaitan dengan proses modernisasi.
Westernisasi kerap disamakan dengan modernisasi padahal kedua memiliki perbedaan yang jauh.
Modernisasi bukanlah pengambilalihan gaya dan cara hidup orang barat.
Suatu bangsa atau negara tetap bisa melakukan modernisasi meskipun tidak mengadaptasi dan mengambil alih gaya dan cara hidup orang barat.
Faktor utama penyebab terjadinya westernisasi adalah perkembangan teknologi yang begitu pesat.
Teknologi yang lebih maju membuat masyarakat mudah untuk mengakses berbagai kebudayaan barat tanpa adanya filter sama sekali.
Selain itu, westernisasi juga terjadi karena adanya kecenderungan masyarakat yang menganggap bahwa kebudayaan barat lebih maju, modern, keren, dan lebih bergaya.
Adanya anggapan tersebut membuat masyarakat mengadopsi semua kebudayaan barat tanpa melakukan filter.
Padahal tidak semua budaya barat dapat diterapkan di Indonesia.
Westernisasi inilah yang membuat eksistensi kebudayaan nasional menjadi terancam.
a. Dampak negatif westernisasi
Dilansir dari buku Eksiklopedia Sosiologi Perubahan Sosial (2018) karya Joan Hesti dan kawan-kawan, dijelaskan dampak negatif westernisasi, yaitu:
1. Segi gaya hidup
Akibat westernisasi, sebagian besar masyarakat mulai mementingkan gengsi dan kepraktisan seperti yang dilakukan oleh masyarakat barat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/apa-itu-westernisasi.jpg)