Breaking News:

Limbah di Pantai Lampung

Material Diduga Limbah Rusak Jaring Nelayan di Tanggamus Lampung

Nelayan di Pekon Way Gelang, Kota Agung Barat, Tanggamus mengeluhkan keberadaan material diduga limbah.

Penulis: Tri Yulianto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id / Tri Yulianto
Para nelayan Way Gelang mengumpulkan ikan hasil penarikan jaring payang, Sabtu (11/9/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Nelayan di Pekon Way Gelang, Kota Agung Barat, Tanggamus mengeluhkan keberadaan material diduga limbah.

Pasalnya, limbah tersebut merusak jaring milik mereka.

Menurut Erpin, nelayan setempat, material tersebut bisa menempel pada jaring.

Lantas jaring menjadi kaku dan tidak bisa digunakan lagi.

Baca juga: Limbah Aspal di Pantai Kalianda Lampung Selatan Sudah Ada sejak Sepekan Lalu

"Kalau sudah nempel di jaring, jaringanya tidak bisa dipakai lagi. Habis bagaimana langsung kaku tidak bisa membuka lagi," kata Erpin, Sabtu (11/9/2021).

Ia mengaku, selain merusak jaring, lalu membuat pantai untuk tempat sandar mereka menjadi kotor.

Limbah menempel pada benda apa pun.

Sedangkan untuk tangkapan ikan tidak terlalu terpengaruh.

Sebab selama ini nelayan setempat menggunakan pola jaring payang atau jaring yang ditarik dari darat.

"Kalau ikan ya biasa saja, memang kadang tidak dapat sekali kadang banyak. Sekarang ini biasa saja," kata Erpin. 

Ia berharap agar secepatnya material diduga limbah tersebut hilang dan tidak bertambah parah.

Sebab menyusahkan mereka dan membuat pantai semakin tambah kotor.

( Tribunlampung.co.id / Tri Yulianto )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved